Viral Cerita Merpati di Pekalongan Laku Rp 1,5 M Dibayar Duit Bergepok-gepok

Robby Bernardi - detikNews
Sabtu, 25 Sep 2021 18:42 WIB
Burung merpati di Pekalongan laku Rp 1,5 miliar, Jumat (24/9/2021).
Burung merpati di Pekalongan laku Rp 1,5 miliar, Jumat (24/9/2021). (Foto: Tangkapan layar akun YouTube Babang Ical TV)
Kabupaten Pekalongan -

Seorang warga Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Muhamad Juned (38) viral di sosial media setelah burung merpati miliknya baru dipinang penggemar burung asal Jakarta. Juned mengaku burungnya yang diberi nama Jaguar itu laku Rp 1,5 miliar.

"Kenapa itu kok bisa laku segitu, ada ceritanya. Awalnya burung itu di tempat saya kan sering podium (juara) di berbagai perlombaan kolong bawah. Akhirnya ada seorang bos, teman saya juga sesama penghobi, beberapa kali menawar tidak saya berikan," ujar Juned saat ditemui detikcom di tempat penangkaran burung dara miliknya, Kabupaten Pekalongan, Sabtu (25/9/2021).

Transaksi burung merpati Jaguar miliknya itu terjadi pada Jumat (25/9) malam. Si calon pembeli saat itu, kata Juned, sempat menawar burung merpati Jaguar Rp 600 juta dua tahun lalu.

"Terus datang lagi belum lama kemarin, nawar Rp 1 miliar. Belum tak kasih. Akhirnya tadi malam dia telpon lagi, saya jawab RP 1,5 miliar, langsung deal," ucapnya.

Juned, pemilik burung dara yang laku dijual Rp 1,5 miliar, Pekalongan, Sabtu (25/9/2021).Juned, pemilik burung dara yang laku dijual Rp 1,5 miliar, Pekalongan, Sabtu (25/9/2021). (Foto: Robby Bernardi/detikcom)

"Akhirnya (pembeli) datang ke sini, terus diboyong Jaguar ke tempat bos barunya. Dia juga penghobi, pemain burung juga, dari Jakarta," lanjut Juned.

Transaksi burung merpati Jaguar itu menjadi yang paling mahal baginya selama ini. Sebelumnya, lanjut Juned, dia pernah menjual burung dara miliknya yang diberi nama QQ seharga Rp 500 juta.

"Jaguar burung yang tergolong sudah tua, berumur lima tahun. Selama ini bersama saya, sampai tidak bisa tidur. Ini rezekinya beliaunya, rejeki saya juga. Kebetulan saya lagi bangun rumah," ucapnya.

Juned sehari-hari merupakan penangkar dan pelatih burung dara ini, kini mempunyai mimpi untuk melahirkan Jaguar-Jaguar lain.

"Saat ini di sini ada 25 bibit untuk player dari trah juara termasuk juga QQ dan Jaguar, masih saya latih selama setahun ini," ucapnya.

Setiap bulan, menurut Juned, dirinya mengeluarkan uang Rp 15 juta hingga Rp 25 juta untuk merawat burung dara. Biaya itu termasuk untuk memberi makan dan vitamin.

"Kalau di sini anak buah kita banyak, ya pengeluaran bisa habis Rp 20 juta, Rp 15 hingga Rp 25 juta per bulannya," jelas Juned.

"Kalau di sini (Pekalongan), biasanya yang ramai bermain burung kolongan atas dan kolong bawah tanah. Namun kebanyakan bermain kolongan bawah tanah," ucapnya.

Juned bercerita terkait merpati kolong miliknya. Menurutnya, ada dua jenis perlombaan merpati yakni merpati kolong atas atau bawah. Merpati, biasanya dilatih di tempat lapang atau areal persawahan.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya...

Simak juga: Tukang Las dengan Gaji Rp 70 Juta

[Gambas:Video 20detik]