Kronologi Kecelakaan Maut di Sigar Bencah Semarang yang Tewaskan 4 Orang

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 09 Sep 2021 16:58 WIB
Kecelakaan beruntun di tanjakan Sigar Bencah Semarang, Kamis (9/9/2021).
Kecelakaan beruntun di tanjakan Sigar Bencah Semarang, Kamis (9/9/2021). Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom
Semarang -

Kecelakaan beruntun yang melibatkan tujuh kendaraan terjadi di tanjakan Sigar Bencah, Tembalang, Kota Semarang siang ini. Kecelakaan berawal dari sopir truk yang diduga tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya itu menewaskan empat korban, termasuk seorang bayi.

"Dari keterangan saksi dan sopir truk tangki, jadi dugaan awal, dia hilang kendali dari tikungan sebelum Sigar Bencah kemudian tidak bisa mengerem atau kuasai kendaraan," ujar Kasat Lantas Polrestabes Semarang, AKBP Sigit, kepada wartawan di lokasi kejadian, Kecamatan Tembalang, Kamis (9/9/2021).

Truk bernopol H 1983 AY itu hilang kendali saat jalanan menurun hingga akhirnya menabrak sejumlah kendaraan yang berada di sekitarnya. Di antaranya tiga mobil dari arah yang sama yaitu mobil Brio H 9157 FW, Grand Max K 8933 NY, dan Avanza Nopol H 8973 QY. Kemudian tiga motor dari arah berlawanan yaitu NMAX H 5748 BBG, Vario K 2955 GY, dan NMAX H 3789 BNF.

Berikut kronologinya:

Pukul 10.30 WIB
Kasat Lantas Polrestabes Semarang AKBP Sigit mengatakan peristiwa itu terjadi pukul 10.30 WIB, truk tangki pengangkut air yang dikemudikan oleh Agus Sutanto (51) warga Pekalongan tidak bisa dikendalikan saat jalan mulai menurun.

"Dari keterangan saksi dan sopir truk tangki, jadi dugaan awal, dia hilang kendali dari tikungan sebelum Sigar Bencah kemudian tidak bisa mengerem atau kuasai kendaraan," kata Sigit di lokasi kejadian, hari ini.

Truk langsung menghantam mobil Brio nopol H 9157 FW yang searah dengan truk. Kemudian truk belok ke kanan menghantam motor Nmax H 5748 BBG. Truk kembali ke lajur kiri dan menabrak mobil pikap GranMax K 8933 NY sekaligus menghantam motor Vario K 2955 GY dari arah berlawanan. Kemudian menabrak dua kendaraan lain yaitu mobil Avanza H 8973 QY dan motor Nmax bernopol H 3789 BNF. Truk berhenti setelah terguling.

"Pertama senggol Brio lari ke kiri kemudian motor di kanan. Jadi berusaha ngerem tapi tidak bisa jadi ada tembak pantul, karambol, Brio di kanan, motor kiri, pick up kanan, kendaraan roda dua, sampai titik akhir di kiri," jelas Sigit.

Pukul 10.45 WIB
Sekitar 20 menit setelah kejadian, polisi dari Polrestabes Semarang dan Polsek Tembalang, TNI serta relawan datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi.

"Tidak sampai 20 menit anggota sudah langsung ke TKP, anggota lalu lintas polres polsek dan TNI membantu serta petugas gabungan dan relawan datang," ujar Sigit.

Akibat peristiwa itu empat orang meninggal yaitu satu keluarga yang mengendarai motor Vario bernopol K 2955 GY atas nama Nurul Huda (36), istrinya Erna Puji Rahayu (32) dan Alif Kendra Tama (3 bulan), mereka warga Desa Wado, Kabupaten Blora. Satu korban lainnya yaitu pengendara NMAX bernopol H 5748BBG bernama Soni Arifianto (41) warga Meteseh Kota Semarang.

Polisi juga langsung melakukan evakuasi korban meninggal ke RSUP dr Kariadi, Semarang. Sedangkan sejumlah korban luka ringan dibawa ke Puskesmas Rowosari.

"Korban meninggal dibawa ke RS Kariadi," jelasnya.

Pukul 11.15 WIB
Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan tersebut. Sembari olah TKP berjalan, mobil dan motor yang terlibat kecelakaan dievakuasi. Sementara truk yang terguling berusaha diangkat truk derek.

Saat evakuasi dan olah TKP, akses jalan dari arah Meteseh atau Tembalang atas ditutup sementara.

Pukul 12.30 WIB
Truk yang terguling berhasil dikembalikan ke posisinya dan kemudian truk derek mengevakuasi ke kantor polisi. Sopir truk juga diamankan polisi.

"Kita amankan," terang Sigit.

Tonton video '4 Orang Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Sigar Bencah Semarang':

[Gambas:Video 20detik]



(rih/ams)