Curhatan ASN-Pensiunan Klaten Nasabah Bank Jateng yang Saldonya Raib

Achmad Syauqi - detikNews
Selasa, 07 Sep 2021 20:26 WIB
Situasi di Bank Jateng Cabang Klaten usai ASN Pemkab Klaten mengaku duit tabungan tiba-tiba raib, Selasa (7/9/2021).
Situasi di Bank Jateng Cabang Klaten usai ASN Pemkab Klaten mengaku duit tabungan tiba-tiba raib, Selasa (7/9/2021). Foto: Achmad Syauqi/detikcom
Klaten -

Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) di Pemkab Klaten mendatangi kantor Bank Jateng cabang Klaten gegara sejumlah duit tabungan yang tiba-tiba raib dari saldo rekening. Berikut penuturan sejumlah ASN tersebut.

"Saya dikabari teman rekening banyak kebobolan. Saat saya cek tidak bisa ambil, ternyata hilang Rp 15 juta," kata salah satu ASN, Purwoko, kepada wartawan di kantor Bank Jateng Klaten Jalan Pemuda Utara 108, Klaten Tengah, Selasa (7/9/2021).

Purwoko menceritakan, uangnya di rekening Bank Jateng tinggal Rp 4 juta. Purwoko kemudian melaporkannya ke pihak Bank Jateng dan dia dijanjikan uang akan diganti.

"Sudah klaim, katanya ada jaminan mau ditukar. Ini uang gaji saya ya bingung juga, katanya yang hilang rata-rata uang gaji, saldo cuma sisa Rp 4 juta," jelas Purwoko.

Dari hasil print saldo rekening, lanjutnya, ternyata duit tabungannya di Bank Jateng itu ditarik beberapa kali hari ini. Padahal hari ini dia sama sekali tidak menarik uang dari bank.

"Saya sering di (ATM Bank Jateng di) Samsat, katanya kebanyakan yang hilang transaksi di Samsat. Terakhir transaksi tanggal 2 September tapi duit saya diambil semua tanggal 7 ini," ungkapnya.

Sementara itu seorang pensiunan di Pemkab Klaten, Sumarjo, mengatakan dirinya datang ke Bank Jateng Cabang Klaten karena mendengar kabar dana di rekening temannya ada yang hilang. Setelah dicek ternyata duit tabungannya raib Rp 4,5 juta.

"Saya cek jam 15.00 WIB, tinggal Rp 260.000. Yang hilang Rp 4,5 juta padahal saya belum ambil gaji pensiunan," ungkap Sumarjo kepada detikcom di lokasi.

"Itu gaji dulu dan dana pensiunan. Biasanya untuk kebutuhan sehari-hari tapi tadi sudah ada jaminan dan kelanjutannya mau dihubungi (pihak Bank Jateng)," imbuh Sumarjo.

Nasabah Bank Jateng lainnya, Evi, juga tak kalah bingung. Dirinya datang ke Bank Jateng Cabang Klaten setelah mendengar ada kabar rekening ASN dibobol dan ada pesan berantai.

"Saya ke sini ngecek saja setelah ada pesan singkat itu. Sebab saya usaha hubungan dengan Pemkab," kata Evi kepada detikcom saat antre di Bank Jateng Klaten hari ini.

Agar tenang, papar Evi, untuk sementara rekeningnya dipindahkan ke bank lain.

"Alhamdulillah tidak hilang. Sementara saya pindah dulu agar tenang," ungkap Evi.

Terpisah, pimpinan Bank Jateng Cabang Klaten, Setya Pamungkas, membenarkan ada nasabah yang melaporkan kehilangan uang tabungan. Nasabah sudah diminta membuat permohonan yang akan segera ditindaklanjuti.

"Ada nasabah yang merasa kehilangan tabungan, merasa kurang. Kami cek, dan buat permohonan nanti kami tindak lanjuti," kata Setya pada wartawan di kantornya.

Menurut Setya, Bank Jateng Cabang Klaten juga akan berkoordinasi dengan kantor pusat Bank Jateng di Semarang. Dia meminta nasabah tidak khawatir.

"Nasabah tidak perlu khawatir sebab dana dijamin. Tadi ada lima nasabah dan semoga tidak tambah," imbuh Setya.

(rih/mbr)