ASN Pemkab Klaten Ramai-ramai Datangi Bank Jateng Gegara Saldo Raib

Achmad Syauqi, Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Selasa, 07 Sep 2021 18:49 WIB
ASN di Pemkab Klaten mengeluhkan saldonya mendadak raib dan mendatangi Kantor Bank Jateng di Jalan Pemuda Tengah, Klaten, Selasa (7/9/2021).
ASN di Pemkab Klaten mengeluhkan saldonya mendadak raib dan mendatangi Kantor Bank Jateng di Jalan Pemuda Tengah, Klaten, Selasa (7/9/2021). Foto: Achmad Syauqi/detikcom
Klaten -

Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) di Pemkab Klaten mendatangi kantor Bank Jateng cabang Klaten. Mereka mengeluhkan sejumlah duit yang tiba-tiba raib dari saldo tabungan.

Pantauan detikcom di kantor Bank Jateng Klaten, Jalan Pemuda Tengah, Klaten Tengah, para ASN berseragam dinas itu mulai berdatangan pukul 13.00 WIB. Mereka berasal dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD).

Salah seorang ASN Pemkab Klaten yang enggan disebutkan namanya mengatakan tabungan di rekeningnya mendadak hilang. Dia menyebut uang yang raib itu sekitar Rp 12 juta.

"Kemarin saya cek jam 13.00 WIB masih utuh. Siang tadi saya dapat informasi kejadian pembobolan lalu saya cek dari Rp 12 juta sisa Rp 75.000," kata wanita itu kepada detikcom, Selasa (7/9/2021).

ASN ini mengaku biasa transaksi di ATM Bank Jateng di kompleks Pemkab Klaten. Dia mengaku tidak pernah bertransaksi dengan e-banking.

"Saya tidak pernah pakai e-banking, pakai ATM di kompleks Pemkab. Sudah saya tanya ke bank memang ada penarikan," katanya.

Penarikan, ungkap ASN itu, dilakukan sejak malam hari sebanyak dua kali. Dia menyebut penarikan itu bahkan dilakukan secara tunai.

"Jadi kena dua kali. Pertama ditarik ATM Rp 11 juta lalu yang kedua ditarik tunai sekitar Rp 600.000," sebutnya.

Hal senada juga disampaikan ASN bernama Pangadi. Pengadi mengaku datang ke bank usai mendapat peringatan dari bendahara kantor.

"Saya dapat pesan singkat dari bendahara ada informasi dari bank jika rekening ASN banyak hilang. Saya ke sini cek, sebab ATM saya juga ketelan," kata Pangadi pada detikcom di lokasi.

Terpisah, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Pemkab Klaten, Himawan Purnomo, membenarkan adanya SMS pemberitahuan soal peringatan tersebut. Dia menyebut pesan itu berisi informasi dugaan pembobolan rekening yang dialami para ASN.

"Kita sudah koordinasi dengan Bank Jateng. Informasi sementara ada pembobolan, yang jelas korban lebih dari satu," jelas Himawan saat dihubungi detikcom.

Himawan menjelaskan sementara baru ada dua informasi bilik ATM Bank Jateng yang jadi lokasi pembobolan. Salah satunya yang berlokasi di depan Samsat.

"Informasinya ada dua ATM. Satu di depan Samsat dan satu di luar," kata Himawan.

Sementara itu, pihak Bank Jateng menyampaikan sudah menindaklanjuti laporan soal hilangnya dana nasabah. Pihak Bank Jateng memastikan uang yang ditabung nasabah aman.

"Perihal informasi dana nasabah yang hilang dapat kami sampaikan sebagai berikut, hilangnya dana nasabah sudah kami tangani dan tindak lanjuti dan mudah-mudahan hal serupa tidak terulang kembali. Kejadian ini sedang dalam proses identifikasi mekanismenya seperti apa, dan yang terakhir, dana nasabah yang berada di Bank Jateng dijamin keamanannya," kata Sekretaris Perusahaan Bank Jateng Herry Nunggal dalam keterangannya.

(ams/rih)