Begal Sadis di Depan Balai Kota Semarang, Satu Korban Tewas

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Senin, 06 Sep 2021 15:47 WIB
Jumpa pers kasus begal, di Mapolrestabes Semarang, Senin (6/9/2021).
Jumpa pers kasus begal, di Mapolrestabes Semarang, Senin (6/9/2021). Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom
Semarang -

Kelompok begal sadis beraksi di depan Balai Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (5/9) kemarin. Satu orang korban meninggal dunia, satu lainnya tak sadarkan diri dan dirawat di RS.

Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar mengatakan peristiwa begal terjadi di Jalan Pemuda tepat di depan Balai Kota Semarang pukul 03.41 WIB kemarin. Dari rekaman CCTV terlihat tiga pelaku mengendarai dua motor mendekati motor dua korban yang berboncengan. Tiba-tiba salah satu pelaku menendang motor korban hingga terjatuh.

"Setelah dari angkringan, korban hendak pulang, korban merasa diikuti dua kendaraan yang diawaki tiga orang. Persis di Jalan Pemuda tersangka yang masih pengejaran (buron) menendang kendaraan korban. Dan mengakibatkan korban jatuh dan meninggal," kata Irwan di Mapolrestabes Semarang, Senin (6/9/2021).

Dua korban langsung terkapar di jalan, kemudian tiga pelaku begal mendekat dan mengambil barang-barang korban seperti ponsel dan dompet. Para pelaku lalu kabur meninggalkan korban yang ternyata satu di antaranya meninggal dunia.

"Kondisi korban atas nama Sayyid Bintang meninggal di tempat kejadian. Korban kedua, Slamet Riyadi masih penanganan medis, belum sadar," ujarnya.

Tim dari Polrestabes Semarang kemudian melakukan penelusuran dan berhasil menangkap dua orang atas nama Adie Pratama (27) dan M Haidar Muliyantono (22). Satu orang atas nama AS masih dalam pencarian.

"Kurang lebih kejadian jam 03.41 subuh. Jam 20.00 malam satu tersangka ditangkap. Kemudian jam 03.00 WIB subuh tadi," tandasnya.

Kepada polisi, salah satu pelaku, Adie, mengaku dalam kondisi mabuk ketika beraksi di Jalan Pemuda. Sebelumnya dia sudah pernah diproses hukum terkait perampasan ponsel.

"Iya sebelumnya minum (minuman keras) dulu. Saya sebelumnya kena kasus ambil handphone dari anak -anak," ujar Adie.

Selain dua pelaku begal di Jalan Pemuda, polisi juga menangkap dua pelaku begal yang beraksi di Genuk, Semarang, bernama Rizki Nanda Kurniawan dan Muhammad Fatkurozak. Dua pelaku ini membegal tas wanita dan memukuli korban dengan bambu.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng, Kombes Djuhandani Rahardjo Puro mengatakan, pihaknya melakukan backup dalam penangkapan begal yang sudah beraksi berkali-kali di Kota Semarang. Pelaku yang ditangkap bernama Yasin, sudah beraksi 6 kali di Kota Semarang dan tidak segan menusuk korban dengan pisau.

"Yang DPO (masuk daftar pencarian orang) masih satu orang (teman Yasin). Kondisi korban masih perawatan dan masih bisa diajak komunikasi. Jadi modus mendatangi meminta barang dan tidak segan melakukan penusukan. Luka korban di perut. Dia (pelaku) residivis, sudah 4 kali. Yang diakui 6 TKP, Semarang semua," ujar Djuhandani.

Lihat juga video 'Tukang Ojek Dibegal di Sukabumi, Korban Ditusuk 13 Kali':

[Gambas:Video 20detik]



(rih/mbr)