Round-Up

Menentang Penghapusan Mural, Gejayan Memanggil Bikin #LombaDibungkam

Jauh Hari Wawan S. - detikNews
Kamis, 26 Agu 2021 08:50 WIB
Lomba mural yang digelar oleh Gejayan Memanggil, Rabu (25/8/2021).
(Foto: Tangkapan layar IG @gejayanmemanggil)
Yogyakarta -

Banyak mural merespons kondisi sosial dan pandemi yang banyak dihapus oleh aparat pemerintah. Gejayan Memanggil membuat perlawanan ke aparat dengan mengadakan lomba mural dengan tajuk #LombaDibungkam. Puluhan mural disebut telah ikut serta, beberapa di antaranya sudah dihapus aparat.

Mimin muralis yang meminta identitasnya disembunyikan mengatakan, lomba ini diumumkan pertama kali di Instagram @gejayanmemanggil Senin (23/8) lalu dan berlangsung hingga 31 Agustus mendatang.

"Corat-coretan di tembok adalah cara-cara ketika kebebasan bersuara terbatas dan sekarang coretan itu pun dibatasi," kata Mimin Muralis saat dihubungi melalui Direct Message Instagram, Rabu (25/8).

Mimin menerangkan, mural-mural bernuansa kritis layaknya yang beredar belakangan ini sebenarnya sudah ditemukan sejak zaman Kolonial Belanda di Indonesia puluhan tahun silam.

"Di Indonesia sebaliknya, mural dianggap kriminal. Sementara baliho sampah visual dianggap representasi suara rakyat, padahal itu suara oligarki," sebutnya.

Bagaimana cara ikut berpartisipasi dalam lomba ini? Gejayan Memanggil menyampaikan para peserta bisa mengikuti lomba dengan karya yang diunggah di akun masing-masing peserta. Kemudian peserta harus mengirimkan pesan konfirmasi via Direct Message dengan kode 'Lomba Dibungkam'.

"Sudah puluhan (yang ikut berpartisipasi). Dari Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jakarta, luar Jakarta dan (masih ada) proses. Di Yogyakarta juga ada," kata Mimim muralis.

Dijelaskan Mimin, karya seni yang masuk akan diseleksi oleh tim dewan juri dengan syarat keberanian konten, menggambarkan semangat perlawanan, diapresiasi rakyat, dan tidak mengandung unsur SARA. Karya yang berhasil cepat dihapus oleh aparat menjadi nilai lebih bagi penilaian juri.

"Kriteria lain aparat merespons cepat untuk menghapus hasil karya mural peserta. Sebab penghapusan mural oleh aparat menjadi nilai lebih bagi penilaian juri untuk setiap karya yang akan ditetapkan sebagai pemenang," ungkapnya.

"Nah dengan adanya penghapusan mural tersebut bagi kami itu nilai penting karena mungkin muatannya sangat bermakna untuk rakyat hingga perlu disensor oleh negara," kata Mimin.

Lihat juga video 'Lomba Mural Gejayan Memanggil, Dicari yang Paling Cepat Dihapus Aparat!':

[Gambas:Video 20detik]






Selanjutnya di halaman berikutnya...