Tempat Prostitusi Lorok Indah Pati Ditutup!

Arif Syaefudin - detikNews
Kamis, 19 Agu 2021 18:03 WIB
Suasana penutupan prostitusi Lorok Indah Pati, Kamis (19/8/2021).
Suasana penutupan prostitusi Lorok Indah Pati (Foto: Arif Syaefudin/detikcom)
Pati -

Lokalisasi terbesar di Pati, Jawa Tengah yakni Lorok Indah yang berada di Kecamatan Margorejo, resmi ditutup hari ini. Prostitusi di Lorok Indah ini telah beroperasi selama kurun waktu 23 tahun.

Penutupan prostitusi Lorok Indah ini dilakukan Bupati Pati bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Pati hari ini pukul 16.30 WIB. Dengan ditutupnya lokalisasi Lorok Indah, aktivitas di lokasi ini ditiadakan.

"23 tahun beroperasinya mereka berpindah-pindah, digusur pindah lagi beroperasi lagi, digusur lagi, pindah lagi. Kalau ini nanti mereka pindah lagi, terserah, yang jelas tidak di Pati karena sudah kami tutup ruang geraknya," kata Bupati Pati Haryanto kepada wartawan di lokasi, Pati, Kamis (19/8/2021).

Haryanto menyebut penutupan lokalisasi ini untuk menutup praktik prostitusi di Pati. Selain itu, pendirian bangunan di Lorok Indah ini dinilai menyalahi Perda RT/RW.

"Ya baru kali ini kita benar-benar tutup," sambungnya.

Haryanto mengatakan penutupan lokalisasi Lorok Indah ini dilakukan bertahap. Dia menyebut jika pengusaha prostitusi di Lorok Indah masih bandel pihaknya memastikan bakal memberikan tindakan tegas.

"Ini tidak sesuai dengan penggunaan, karena melanggar UU RT/RW dan Perda RT/RW. Yang kedua adalah kita tindak lanjut dari pemberlakuan PPKM. Kemudian kegiatan semacam ini dari sudut pandang mana pun tidak benar, prostitusi itu dari norma agama, kekeluargaan, kebudayaan, adat istiadat, tidak benar," ucap Haryanto.

Suasana penutupan prostitusi Lorok Indah Pati, Kamis (19/8/2021).Suasana penutupan prostitusi Lorok Indah Pati, Kamis (19/8/2021). Foto: Arif Syaefudin/detikcom

Selain Lorok Indah, sejumlah lokasi prostitusi di Pati juga bakal ditutup secara bertahap. Di antaranya Kampung Baru, Ngemblok City, Wagenan, Batursari maupun tempat lokalisasi yang beroperasi sembunyi-sembunyi.

"Semua pihak yang melanggar akan ditindak tegas sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku," jelasnya.

(ams/sip)