ADVERTISEMENT

Suro Bawa Berkah, Mbah Mulyono Penjamas Pusaka di Blora Ramai Pelanggan

Febrian Chandra - detikNews
Sabtu, 14 Agu 2021 17:05 WIB
Mbah Mulyono penjamas benda pusaka, Blora, Sabtu (14/8/2021).
Mbah Mulyono penjamas benda pusaka, Blora, Sabtu (14/8/2021). (Foto: Febrian Chandra/detikcom)
Blora -

Bulan Suro menurut kepercayaan merupakan bulan yang tepat untuk merumat atau merawat benda-benda pusaka. Di Blora, ada seorang kakek legend yang sudah 20 tahun membuka jasa membersihkan atau menjamas benda-benda pusaka saat bulan Suro, Mbah Mulyono namanya.

Kegiatan kakek berusia 63 tahun itu diawali dengan mengeluarkan satu per satu peralatan untuk menjamas benda pusaka. Membuka jasa di eks Stasiun Blora, Mbah Mulyono mulai menuangkan air kelapa ke wadah berbentuk cekung berbahan dasar kayu. Air itu nanti akan digunakan untuk merendam benda pusaka yang akan dimandikan. Setelah itu, air kedua yang dicampur jeruk nipis dia tuangkan ke wadah lainnya. Kedua wadah itu dia tempatkan berjejer.

"Yang air kelapa ini untuk merendam benda pusaka sebelum dibersihkan. Setelah itu baru dibersihkan dengan air jeruk nipis," kata Mulyono saat ditemui detikcom, Blora, Sabtu (14/08/2021).

Benda pusaka lalu digosok dengan buah jeruk nipis untuk mengikis karat yang ada. Setelah digosok dengan jeruk nipis, pusaka kemudian dimasukkan ke dalam larutan arsenik warangan. Setelah beberapa saat, pusaka dikeringkan dengan bekatul. Setelah itu, pusaka dibersihkan, disapu dengan kuas khusus dan terakhir dioleskan minyak cendana.

Sebelum menjamas benda pusaka itu, Mbah Mulyono terlebih dulu menjalankan tirakat puasa mutih dan puasa ngbeleng. Puasa mutih adalah puasa yang dilakukan dengan tidak makan atau minum semua hal kecuali nasi putih dan air putih. Sedangkan puasa Ngbeleng adalah puasa tanpa makan, minum dan tidur.

"Untuk puasa mutih dilakukan selama 7 hari sebelum bulan Suro. Sedangkan puasa Ngebleng dilakukan sehari sebelum memasuki bulan Suro. Yang puasa Ngebleng dilakukan sehari-semalam saja," terangnya.

Sejak pertama kali membuka jasa praktik menjamas pusaka pada 2002 silam, Mbah Mulyono mengaku sudah menjaman ribuan benda pusaka. Jasa menjamas benda pusaka ini hanya dia buka saat tiba di bulan Suro.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya....



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT