Pembunuhan ABG di Sleman, Polisi Dalami Keterlibatan Teman Dekat Ibu Korban

Jauh Hari Wawan S. - detikNews
Jumat, 06 Agu 2021 14:56 WIB
Ilustrasi Garis Polisi
Ilustrasi garis polisi (Foto: Ari Saputra)
Sleman -

Kasus pembunuhan remaja laki-laki berinisial YP (16) warga Kalasan, Sleman, masih menjadi misteri. Polres Sleman saat ini masih memburu pelaku pembunuhan itu.

Sejauh ini beredar informasi jika pelaku pembunuhan merupakan teman dekat ibu korban. Kapolres Sleman AKBP Wachyu Tri Budi saat dimintai konfirmasi mengatakan masih melakukan pendalaman tentang dugaan keterlibatan teman dekat ibu korban.

"Ya informasi itu masih kita dalami. Moga-moga segera bisa mengungkap," kata Wachyu ditemui di Kantor Setda Kabupaten Sleman, Jumat (6/8/2021).

Wachyu mengaku pihaknya masih memeriksa saksi-saksi guna mengungkap pelaku pembunuhan ABG itu. Ada sekitar enam saksi yang diperiksa untuk dimintai keterangan.

"Sementara kita masih memeriksa saksi-saksi. Ya ini masih kita kerjakan, kita diback-up juga dengan Jatanras Polda untuk membantu ini," ungkapnya.

"Saksi sekitar 6 orang," jawab Wachyu singkat tanpa memerinci saksi yang sudah diperiksa.

Sebelumnya diberitakan, YP ditemukan dalam kondisi tewas terluka oleh ibunya pada Rabu (28/7) malam. Dari hasil penyelidikan sementara diduga korban dibunuh saat sendirian di dalam rumah.

"Iya (korban cuma sendiri di rumah). Ibunya baru di luar. Info yang kami dapat seperti itu," kata Kanit Reskrim Polsek Kalasan Iptu Sri Pujo saat dihubungi wartawan, Kamis (29/7).

Pujo mengatakan dari informasi yang diterimanya tidak terdengar keributan dari dalam rumah korban. Warga baru berdatangan setelah mendengar ibu YP meminta tolong.

Sebelum tewas korban disebut sempat mengirim pesan kepada ibunya. Namun, saat sang ibu tiba di rumah korban sudah dalam keadaan tertelungkup dan bersimbah darah.

"(Saat pulang) korban sudah dalam keadaan tertelungkup, meringkuh gitu. Terus ditolong ibunya, disekep ibunya," jelas Pujo.

"Korban sempat WA minta ibunya pulang sampai di rumah sekitar jam 8 (malam) korban sudah berlumuran darah," sambungnya.

Pujo menduga, berdasarkan bekas luka, diduga korban sengaja dibunuh.

"(Korban) Bersimbah darah. Lukanya di kepala belakang, atas, mulut sobek, rambut di kanan kiri. Diduga sengaja dibunuh. Intinya seperti itu. Sama (luka) perut," tegasnya.

Lihat juga video 'Cemburu Buta, Pria di Bogor Bunuh Janda Penjual Kopi':

[Gambas:Video 20detik]



(ams/rih)