Tertinggi Selama Pandemi! Kematian Corona di Yogya Hari Ini Tembus 97 Kasus

Heri Susanto - detikNews
Jumat, 23 Jul 2021 16:59 WIB
Yogyakarta -

Kasus kematian positif virus Corona atau COVID-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hari ini pecah rekor mencapai 97 kasus. Sehingga total kasus meninggal Corona di DIY selama pandemi mencapai 2.780 kasus.

"Kasus meninggal tertinggi selama pandemi ada 97 kasus, total 2.780 kasus," ujar Kepala Bagian Humas Pemda DIY Ditya Nanaryo Aji, melalui keterangan tertulis, Jumat (23/7/2021).

Ditya menjelaskan, rincian kasus meninggal tersebut masing-masing dari Kota Yogyakarta 20 kasus, Kabupaten Bantul 24 kasus, Kabupaten Kulon Progo 10 kasus, Kabupaten Gunungkidul 12 kasus, dan Kabupaten Sleman 31 kasus.

Selanjutnya tambahan kasus positif Corona di DIY hari ini sebanyak 1.431 kasus. Sehingga total kasus positif Corona selama pandemi di Yogyakarta mencapai 101.005 kasus.

"Sedangkan untuk (tambahan) kasus positif, terbanyak Kabupaten Bantul dengan 582 kasus, Kabupaten Sleman 413 kasus, Kabupaten Kulon Progo 228 kasus, Kota Yogyakarta 166 kasus, dan Kabupaten Gunungkidul 42 kasus," urai dia.

Dari 1.431 tambahan kasus positif hari ini, kata Ditya, berdasarkan riwayatnya berasal dari periksa mandiri sebanyak 258 Kasus, tracing kontak kasus positif 1.151 kasus, screening karyawan kesehatan 5 kasus, belum ada info 17 kasus.

"Untuk kasus sembuh tambah 976 kasus, total sembuh menjadi 67.961 kasus," lanjut Ditya.

Distribusi kasus sembuh, lanjut Ditya, masing-masing dari Kota Yogyakarta 268 kasus, Kabupaten Bantul 104 kasus, Kabupaten Kulon Progo 75 kasus, Kabupaten Gunungkidul 214 kasus, dan Kabupaten Sleman tertinggi dengan 315 kasus.

"Dengan tambahan kasus positif dan dikurangi jumlah kesembuhan serta meninggal, kasus aktif di DIY mencapai 30.264 kasus," jelasnya.

Sedangkan, case fatality rate (CFR) atau rata-rata kematian, menurut Ditya, terjadi kenaikan dari Kamis (22/7) lalu yakni dari 2,69 persen naik menjadi 2,75 persen. Untuk case recovery rate (CRR), naik dari 67,27 persen, menjadi 67,28 persen.

"Situai bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit, untuk kritikal atau ICU dari ketersediaan 304 terpakai 260, BOR 85,53 persen. Sedangkan non-kritikal dari 1.462 terpakai 1.327 dengan BOR 90,97 persen," katanya.

(sip/ams)