Kagetnya PKL Karanganyar Saat Terima Amplop Bansos Bernama Bupati-Istri

Andika Tarmy - detikNews
Kamis, 22 Jul 2021 18:27 WIB
Amplop bansos Karanganyar bertulis nama istri bupati
Amplop bansos Karanganyar bertulis nama istri bupati (Foto: Istimewa)
Karanganyar -

Amplop bantuan sosial (bansos) bertuliskan nama Bupati Karanganyar Juliyatmono dan istri, Siti Khomsiyah bikin geger. Para pedagang kaki lima (PKL) penerima bansos tersebut pun bertanya-tanya sumber dana bantuan tersebut.

"Saya dapatnya amplop yang ada namanya bupati dan istri. Ini sebenarnya bantuan ini sifatnya sumbangan pribadi atau dari mana? Kalau di luar saya dengarnya dari Baznas, kalau dari Baznas seharusnya kepentingan umat," ujar Koordinator PKL Karanganyar, Heru Budiman, kepada wartawan, Kamis (22/7/2021).

Heru menyebut, pertanyaan yang sama juga banyak diutarakan oleh rekan-rekannya sesama PKL. Menurutnya, dengan dicantumkannya nama bupati dan istri, memantik asumsi bantuan tersebut berasal dari perseorangan.

"Kalau PKL cuma ada rasan-rasan begini, 'Ini bantuan dari pemerintah atau pribadi?'. Yang kami pertanyakan kan kami datangnya ke pemerintah, bukan pribadi gitu lho," ungkapnya.

"Kalau (di amplop) atas nama seseorang, ada asumsi bahwa ini pribadi. Kami dapat WhatsApp juga dari orang umum, kok ini atas nama Pak Yuli (bupati) sama istrinya, kenapa tidak menyebutkan Pemkab Karanganyar?" imbuh Heru.

Meski begitu, kata Heru, hal itu hanya menjadi keluh kesah antarsesama PKL. Pihaknya mengaku tidak ambil pusing soal amplop tersebut karena banyak teman-temannya yang belum kebagian bantuan tersebut.

"Sebenarnya tidak terlalu mempermasalahkan itu. Yang lebih dipermasalahkan pemerataannya, ini ada ratusan PKL juga yang nggak dapat," terangnya.

Heru pun berharap solusi yang lebih produktif bagi para PKL. Pihaknya berharap pemerintah membuka akses berjualan ketimbang bantuan uang.

"Bukan bantuan yang sifatnya perorangan seperti ini. Kalau ini kan sifatnya karena belas kasihan saja. Harapan kita misalnya kita diperbolehkan (jualan) sampai jam 21.00 WIB, dengan tetap menerapkan prokes ketat," pinta Heru.

Sebelumnya diberitakan, Pemkab Karanganyar, Jawa Tengah, memberikan bantuan sosial (bansos) tunai sebesar Rp 300 ribu kepada ratusan PKL terdampak PPKM Darurat. Sumber dana bansos tersebut dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Namun di amplop tertera tulisan nama Bupati Karanganyar Juliyatmono dan istrinya, yang juga anggota DPRD setempat, Siti Khomsiyah.

Pembagian bansos tunai tersebut dilakukan di kantor Disdagnakerkop dan UKM Karanganyar, pada Senin (19/7). Tak kurang dari 840 PKL terdampak PPKM Darurat mendapatkan bantuan masing-masing Rp 300 ribu.

Saat diterima para pedagang, amplop berisi bantuan tunai tersebut bertuliskan nama Bupati Karanganyar Juliyatmono serta istri Bupati yang juga anggota DPRD Karanganyar Siti Khomsiyah.

"Iya sumbernya dari Baznas. Totalnya Rp 300 juta. Memang ada pos untuk penanggulangan bencana, karena Baznas juga diinstruksikan supaya kita tanggap terhadap bencana ini," ujar Ketua Baznas Karanganyar Sugiyarso saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Rabu (21/7).

(ams/sip)