PPKM Level 4, Jalan Jenderal Sudirman Bantul Ditutup 24 Jam Akhir Pekan Ini

Pradito Rida Pertana - detikNews
Kamis, 22 Jul 2021 16:36 WIB
Poster
Ilustrasi PPKM Darurat COVID-19 (Foto: Edi Wahyono)
Bantul -

Jalan Jenderal Sudirman, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), ditutup 24 jam saat akhir pekan ini, Sabtu (24/7) dan Minggu (25/7). Penutupan jalan ini untuk menekan mobilitas masyarakat selama PPKM level 4 di Bantul.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul Aris Suharyanta mengatakan, pihaknya menutup ruas Jalan Jendral Sudirman, tepatnya dari simpang empat Gose ke arah Kota Bantul dan simpang empat Klodran ke arah Kota Bantul. Penutupan pada akhir pekan ini berlaku selama 24 jam. Sebelumnya, ruas jalan tersebut ditutup pada pukul 20.00 WIB hingga 05.00 WIB.

"Jadi mulai Sabtu dan Minggu simpang empat Gose ke arah Kota (Bantul) serta simpang empat Klodran mau masuk Kota (Bantul) kita tutup 24 jam," kata Aris saat dihubungi wartawan, Kamis (22/7/2021).

Selain menutup ruas jalan tersebut, Aris mengaku masih menerapkan penutupan di sejumlah jalan lainnya. Seperti di simpang empat Dongkelan (Jalan Bantul), simpang empat Druwo (Jalan Parangtritis) dan simpang empat Wojo (Jalan Imogiri Barat).

"Tujuan penutupan jalan (Jenderal Sudirman) itu untuk mengurangi mobilitas masyarakat selama PPKM level 4," ucapnya.

Terpisah, Kapolres Bantul AKBP Ihsan menilai penyekatan ruas jalan di Bantul cukup efektif untuk menekan mobilitas masyarakat. Mengingat Kabupaten Bantul menjadi daerah yang nilai cukup baik dalam menurunkan mobilitas warga saat PPKM Darurat.

"Kita dinilai oleh (pemerintah) pusat nomor enam, untuk nomor satu di Kota Salatiga. Sedangkan di wilayah DIY Kabupaten Bantul nomor satu dalam mengurangi mobilitas selama PPKM Darurat," kata Ihsan.

Selain itu, Ihsan mengungkapkan ada penambahan titik yang mengalami penyekatan selama PPKM level 4 di Bantul. Pasalnya saat weekend masih banyak masyarakat yang bepergian.

"Untuk penyekatan atau penutupan akan ada tambahan dua hingga tiga titik ruas jalan dan itu dimulai saat akhir pekan," jelasnya.

Simak juga 'DIY Dirikan Instalasi Oxygen Generator, Antisipasi Kekurangan Oksigen Medis':

[Gambas:Video 20detik]



(rih/sip)