17 Pegawai Satpol PP Boyolali Positif Corona, Ada yang Meninggal

Ragil Ajiyanto - detikNews
Jumat, 09 Jul 2021 16:07 WIB
Swab antigen di Satpol PP Boyolali, Jumat (9/7/2021).
Swab antigen di Satpol PP Boyolali, Jumat (9/7/2021). (Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom)
Boyolali -

Sebanyak 17 pegawai di Kantor Satpol PP Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, terpapar virus Corona atau COVID-19. Seorang di antaranya meninggal dunia.

"Betul. (Anggota Satpol PP) Yang meninggal punya riwayat penyakit bawaan," kata Kasubag Umum dan Kepegawaian Satpol PP, Heru Riyanto, kepada detikcom, Jumat (9/7/2021).

Tracing kemudian dilakukan dengan tes swab antigen. Sebanyak 128 pegawai di lingkup Satpol PP yang mengikuti swab antigen itu terdiri 41 Aparatur Sipil Negara (ASN) dan 89 Tenaga Kontrak Harian Lepas (TKHL).

"Ada 16 orang yang positif, dari 128 orang (yang mengikuti tes swab antigen)," ungkap Heru.

Sebanyak 16 orang yang positif Corona itu terdiri 13 anggota Satpol PP dan 3 dari Pemadam Kebakaran (Damkar). Mereka kini menjalani isolasi mandiri (isoman)

"Tiap hari kita lakukan pantauan melalui video call. Alhamdulillah memasuki hari ke-3 sudah membaik," jelas Heru.

Karena ada 16 anggota yang positif Corona, petugas lapangan Satpol PP pun berkurang. Bahkan kini tinggal sekitar 10 orang.

Namun demikian, kata Heru, Satpol PP tetap melakukan tugas pengendalian dan penegakan PPKM Darurat ini. Anggota yang hanya sekitar 10 orang itu dibagi dalam tiga tim untuk bertugas menegakkan PPKM Darurat bersama TNI, Polri dan instansi terkait lainnya.

"Dengan kekuatan terbatas tetap melakukan tugas Pengendalian PPKM Darurat," ujar Heru.

(sip/rih)