Cerita Direktur RS di Rembang Hubungi Sana-sini Cari Bantuan Oksigen

Arif Syaefudin - detikNews
Jumat, 09 Jul 2021 14:45 WIB
RS Bhina Bahkti Husada Rembang kehabisan oksigen, Kamis (8/7/2021).
RS Bhina Bahkti Husada Rembang kehabisan oksigen, Kamis (8/7/2021). Foto: Tangkapan layar akun medsos
Rembang -

Rumah Sakit (RS) Bhina Bhakti Husada, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, disebut membutuhkan bantuan oksigen karena stok habis. Kabar itu diunggah salah satu akun Twitter dengan mencolek Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

"Pak @ganjarpranowo , kami atas nama RS Bhina Bhakti Husada Rembang butuh bantuan oksigen Pak
Oksigennya tinggal untuk 3-4 hari ke depan, stok dimana2 habis. Kami satu2nya RS Resmi pembantu RSUD dalam penanganan Covid di Rembang Pak Tolong Kami," tulis akun tersebut yang diunggah Kamis (8/7) malam, seperti dikutip detikcom, Jumat (9/7/2021).

Saat dimintai konfirmasi, Direktur RS Bhina Bhakti Husada Rembang, Bobet Evih Hedi Ihnuna Rusep, membenarkan bahwa kondisi saat ini stok oksigen menipis. Berbagai upaya telah dilakukan oleh pihak RS.

"RS Bhina sudah lakukan upaya meminta vendor rekanan kami di Rembang untuk menambah stok oksigen karena lonjakan pasien COVID-19, mereka kesulitan. Akhirnya kami mencoba untuk meminta vendor oksigen yang lebih besar untuk kerja sama membantu suplai kami seperti Samator," kata Bobet kepada detikcom melalui telepon, Jumat (9/7/2021).

Selain menghubungi vendor oksigen yang lebih besar, Bobet juga mengaku telah berkoordinasi dengan pihak Pemkab Rembang.

"Kami sudah bersurat ke Samator Kudus untuk membantu kami. Tetapi belum ada jawaban dari mereka. Kami sudah koordinasi ke Dinas Kesehatan, Pak Sekda, Pak Bupati sudah. Dijawab akan didata dan dilaporkan ke Provinsi," terangnya.

Sementara itu, Humas RS Bhina Bhakti Husada Rembang, Jatnika Utama, menyebut baru semalam stok oksigen tiba di RS setempat. Diperkirakan penggunaan stok oksigen yang baru datang itu bisa mencapai 5 hari.

"Volume yang datang, kurang lebih sekitar 1.800 liter. Kapasitas tangki kami itu 6.000 literan. Jadi supply kemarin malam itu estimasi bisa dipakai hingga 5 harian ke depan. Dengan asumsi penggunaan per hari sekitar 350 liter," katanya.

Diberitakan sebelumnya, media sosial Twitter diramaikan usai cuitan dari seseorang yang mengaku perwakilan salah satu rumah sakit di Rembang soal krisis oksigen direspons Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Respons Ganjar yang menanyakan soal pengisian aplikasi dan rapat ramai-ramai dikritik netizen.

Ganjar melalui akunnya @ganjarpranowo menjawab, "Sdh isi aplikasi JOSS? Panjenengan Dir RS? Tadi siang ikut rapat?"

Respons Ganjar di atas menuai ratusan komentar dan tanggapan dari netizen. Beberapa menilai respons ganjar kurang simpatik dan tak memberi jawaban justru melempar pertanyaan.

Simak video 'Pemerintah Perkirakan 20 Juli Kebutuhan Oksigen Mencapai 1.700 Ton/Hari':

[Gambas:Video 20detik]



(rih/sip)