BOR RS Corona di Klaten 92%, Isolasi Terpusat Tersedia di 21 Titik

Achmad Syauqi - detikNews
Kamis, 08 Jul 2021 17:12 WIB
UGD RS Dr Soeradji Tirtonegoro (RSST) Klaten.
Ilustrasi. Foto: RS Dr Soeradji Tirtonegoro (RSST) Klaten (Achmad Syauqi/detikcom)
Klaten -

Bed occupancy rate (BOR) atau keterisian tempat tidur rumah sakit (RS) rujukan pasien COVID-19 di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, hari ini 92,6 persen. Tercatat hingga saat ini Klaten memiliki 21 lokasi isolasi terpusat.

"BOR tempat tidur dan ICU kita data per 8 Juli di angka 92,6 persen. Terdiri dari 577 tempat tidur dan 56 ICU," ungkap Tim Ahli Satgas Percepatan Pengendalian COVID-19 Kabupaten Klaten, Roni Roekmito, saat ditemui di Pemkab Klaten, Kamis (8/7/2021).

Roni menjelaskan, BOR RS di Klaten sempat menyentuh angka 100 persen. Tetapi terus menurun seiring penurunan kasus positif Corona dan naiknya kesembuhan.

"Ini (penurunan BOR) sering dengan penurunan kasus positif. Dan saat ini kita punya 21 titik tempat isolasi mandiri," ujarnya.

Jumlah 21 lokasi isolasi terpusat itu tersebar di 18 kecamatan dan tiga lokasi gedung, yakni di Panti Semedi, Edotel dan GOR Gelarsena.

"21 lokasi itu sudah termasuk Edotel, Panti Semedi dan GOR Gelarsena. Ini sedang kita adakan pendekatan di pusdik Satpam Klaten Selatan dengan daya tampung sekitar 80 orang," jelasnya.

"Data pergerakan di satgas kecamatan. Namun lokasi isolasi di kecamatan juga mulai terisi," imbuh Roni.

Diberitakan sebelumnya, BOR RS rujukan pasien Corona di Kabupaten Klaten, mencapai 100 persen pekan lalu. Pemkab Klaten menambah bed dan tempat isolasi terpusat untuk pasien Corona.

"Saya sampaikan saat rakor dengan direkturnya RSST, RSJD dan RSD Bagas Waras, bahwa posisi saat ini RS di Kabupaten Klaten 100 persen terisi bed-nya. ICU-nya juga sama," kata Bupati Klaten Sri Mulyani saat rakor penanganan COVID-19 di Pemkab Klaten, Rabu (30/6).

Dengan kondisi itu, dia sudah meminta ada penambahan bed dan ICU.

(rih/sip)