Round Up

Mengenang Laku Cinta Ki Manteb Sudharsono yang Wafat Kena Serangan Corona

Andika Tarmy - detikNews
Sabtu, 03 Jul 2021 08:42 WIB
Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk untuk menyambut tahun baru digelar di TMII, Jakarta. Begini aksi dalang Ki Manteb Sudarsono.
Ki Manteb Sudharsono (Foto: Rengga Sancaya)
Karanganyar -

Dalang kenamaan asal Karangpandan, Karanganyar, Jawa Tengah, Ki Manteb Sudharsono, meninggal dunia, Jumat (2/7) pagi. Ki Manteb dalam kondisi terpapar virus Corona atau COVID-19.

"Innalilahi wa inailaihi rajiun, sudah berpulang ke pangkuan ilahi bapak H Manteb Sudharsono di hari Jumat pagi ini," ujar anak sulung Ki Manteb, Medhot S Sudharsono, saat ditemui detikcom di rumah duka, Desa Doplang, Kecamatan Karangpandan, Karanganyar, Jumat (2/7).

Medhot menyebut, Ki Manteb mulai sakit sepulang dari Jakarta, sepekan lalu. Setelah itu, kondisi Ki Manteb semakin menurun.

Pihak keluarga sudah berusaha memberikan penanganan medis. Termasuk melakukan tes swab pada Ki Manteb.

"Kita memanggil perawat dan dokter, sekitar 2 hari yang lalu saya berupaya untuk swab untuk memastikan kondisi bapak. Saya diutus oleh beliau Bapak H Untung Wiyono, bupati sepuh (mantan bupati) Sragen, beliau mengirim tenaga kesehatan untuk swab di sini hasilnya positif," jelas Medhot.

Kondisi Ki Manteb Sudharsono, lanjutnya, sempat mengalami sesak napas. Hingga akhirnya dalang legendaris ini meninggal.

"Tadi malam kondisi sesak napas, sekitar jam 1.30 WIB bisa normal lagi. Jam 7 pagi tadi beliau agak sesak napas lagi dan akhirnya beliau kapundhut (wafat)," ucap Medhot.

Ki Manteb lahir di Sukoharjo, 31 Agustus 1948, sebagai sulung dari 6 bersaudara. Ayahnya, Ki Brahim Hardjowiyono, adalah dalang wayang kulit asal Mojolaban, Sukoharjo, yang sangat terkenal pada masanya.

Mewarisi tradisi dan darah seni dari keluarga, sejak kecil Ki Manteb tekun mengembangkan minat an bakatnya sebagai dalang wayang kulit yang merupakan wujud kecintaannya pada dunia seni. Dia pernah bertahun-tahun berguru pada dalang kenamaan Ki Nartosabdho di Semarang.

Namanya sebagai dalang mulai dikenal luas dengan gaya sabet yang sangat mumpuni dan luar biasa di era 80-an. Ketrampilannya memainkan anak wayang yang mengagumkan, terutama dalam adegan peperangan, hingga dia dijuluki 'dalang setan' karena kecepatan memainkan wayang.

Humas ISI Surakarta, Esha Karwirnarno mengatakan, Ki Manteb Sudharsono adalah sesepuh dalang gaya Surakarta. Nama Ki Manteb Soedharsono telah melekat dalam balutan dinamika jagad pedalangan Indonesia hingga sekarang. Bahkan sosok Ki Manteb terbukti menjadi salah satu dalang yang mampu menyulam masa silam dan merajut masa depan kehidupan wayang Indonesia.

"Dalam alur historis jagad pedalangan Indonesia, Ki Manteb Soedharsono pantas didudukkan sebagai tokoh pembaharu. Di sini, Ki Manteb dikatakan sebagai dalang kondang yang berhasil membuat fenomena baru dengan mengeksploitasi gerak wayang. Tradisi pedalangan yang semula sangat fenomenal di bidang catur, telah diubah dengan bidang sabet wayang," paparnya.