Werkudara dalam Pesan Terakhir Ki Manteb Sudharsono Sebelum Meninggal

Andika Tarmy - detikNews
Jumat, 02 Jul 2021 16:41 WIB
Proses pemberangkatan jenazah Ki Manteb Sudharsono, Karanganyar, Jumat (2/7/2021).
Proses pemberangkatan jenazah Ki Manteb Sudharsono, Karanganyar, Jumat (2/7/2021). Foto: Andika Tarmy/detikcom
Karanganyar -

Dalang Ki Manteb Sudharsono meninggal dunia di rumahnya, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, hari ini. Pihak keluarga mengungkap pesan terakhir dari Ki Manteb sebelum meninggal.

"Bagas, anak angkat bapak, bilang ke saya bahwa kemarin, katanya nanti ada satu wayang Werkudara lawas, suruh mengantarkan bapak. Cuma itu saja," ujar anak sulung Ki Manteb, Medhot Sudharsono, saat ditemui detikcom di rumah duka Dusun Sekiteran, Desa Doplang, Kecamatan Karangpandan, Karanganyar, Jumat (2/7/2021).

Wayang dengan tokoh Werkudara tersebut, kata Medhot, memang memiliki arti khusus di hati Ki Manteb. Buktinya, di setiap pentas, wayah tersebut selalu jadi andalan dalang senior itu.

"Werkudara yang itu, memang setiap kali bapak pentas pasti selalu dipakai dalam kondisi pentas apapun. Artinya pentas biasa di kampung, pentas yang istilahnya ritual, ruwatan juga dipakai," jelasnya.

"Bahkan untuk Bratayuda itu selalu bapak kalau bilang, 'saya kalau Brotoyudo kalau nggak pakai ini saya kurang puas'. Bahkan yang dipakai pentas Brotoyudo 24 jam di Semarang, wayang itu juga," imbuh Medhot.

Werkudara kesayangan Ki Manteb tersebut, lanjutnya, dulu didapatkan dalam kondisi belum disungging atau diwarnai. Menurut cerita Ki Manteb, wayang tersebut merupakan pemberian seorang kawan sesama dalang.

"Seingat saya, bapak pernah cerita bahwa Werkudara itu dulu bapak juga dikasih sama teman dalang. Waktu anak temannya itu khitanan, bapak disuruh mendalang," kenang Medhot.

"Bapak tidak dikasih apa-apa, ya dikasih Werkudara itu. Tapi masih kondisi belum disungging. Akhirnya disungging terus dipakai sampai sekarang," kata dia.

Permintaan terakhir mendingan itu dikabulkan oleh keluarga. Saat diberangkatkan menuju pemakaman, wayang tersebut dibawa oleh salah satu petugas pemakaman ber-APD, mengiringi tuannya menuju peristirahatan terakhir.

Lihat Video: Pemakaman Ki Manteb Soedharsono Dilakukan dengan Protokol COVID-19

[Gambas:Video 20detik]




(rih/sip)