Isolasi Corona di Klaten Penuh, RS Dirikan Tenda-Pasien Antre di IGD

Achmad Syauqi - detikNews
Jumat, 25 Jun 2021 15:13 WIB
UGD RS Dr Soeradji Tirtonegoro (RSST) Klaten.
UGD RS Dr Soeradji Tirtonegoro (RSST) Klaten. (Foto: Achmad Syauqi/detikcom)
Klaten -

Tempat tidur pasien virus Corona atau COVID-19 di sejumlah rumah sakit besar di Klaten, Jawa Tengah kini penuh. Pasien yang tidak tertampung terpaksa harus mengantre di unit atau instalasi gawat darurat (UGD/IGD) untuk menunggu tempat tidur isolasi yang kosong.

"Sebelum rakor kita punya tempat tidur 54 dan kita tambah 10 jadi 64 tempat tidur dan semua sudah terisi. Kita berupaya menambah tempat tidur lagi," jelas Direktur Utama RSD Bagas Waras Kabupaten Klaten, dokter Limawan Budi Wibowo, saat rakor penanganan COVID-19 di pendapa Pemkab Klaten dengan Forkompinda, Jumat (25/6/2021).

Rencananya akan ada penambahan sebanyak 24 ruang dan tempat tidur untuk pasien Corona di Klaten. Penambahan tersebut akan dilakukan dengan membangun ruang baru.

"Melihat ke belakang proses pembangunannya harus membobol tembok. Itu karena tempat tidur pasien dan petugas harus dipisahkan, tapi kita berupaya menambah 24 lagi," lanjut Limawan.

PLH Direktur Pelayanan Medika Keperawatan dan penunjang RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro (RSST), dokter Puska menambahkan tempat tidur (TT) pasien Corona di rumah sakitnya saat ini penuh. Dampaknya data di sistem rawat inap (siranap) tidak terupdate.

"Full, jadi meskipun ada yang kosong di siranap tapi itu tidak sesuai yang terjadi di lapangan. Dua jam lalu meskipun kosong delapan, tapi di UGD kami ada 17 antre," terang Puska.

Mulai pekan depan, imbuh Puska, RSST berencana menambah 44 tempat tidur COVID-19. Jumlah itu untuk mengantisipasi lonjakan kasus Corona di Klaten

"Jumlah itu untuk mengantisipasi lonjakan kasus COVID. Dengan tambahan 44 tempat tidur itu berarti sudah 40 persen bed kami digunakan untuk pasien COVID-19," lanjut Puska.

Di kesempatan yang sama, Direktur utama RS Islam Klaten, Sutrisno, mengungkap kondisi yang sama di rumah sakit tempatnya bertugas.

"Di RSI Klaten kondisi pasien yang dirawat full. Kita punya 62 untuk isolasi, dan yang antrean di UGD mencapai 11," ungkap Sutrisno.

Dengan kondisi itu, kata Sutrisno, RSI menerapkan skala prioritas. Semua yang datang tetap dilayani tapi pasien kritis akan lebih diutamakan.

"Kendalanya pasien yang antre tambah banyak sehingga ruang tunggu terbatas tapi kami sudah mengajukan pinjaman tenda," lanjut Sutrisno.

Selanjutnya kondisi di RS PKU Muhammadiyah Delanggu, Klaten...