Seluruh Shelter Isolasi Kasus COVID-19 di Sleman Penuh!

Jauh Hari Wawan S. - detikNews
Jumat, 25 Jun 2021 14:57 WIB
Poster
Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono)
Sleman -

Lonjakan kasus COVID-19 di Sleman, DIY, membuat shelter isolasi penuh. Tim penanganan berharap masing-masing kelurahan mulai menampung warga yang terkonfirmasi COVID-19 dengan membuka shelter isolasi.

Diketahui Pemkab Sleman menyediakan 3 shelter isolasi yakni di Rusunawa Gemawang, Asrama Haji, dan shelter isolasi UII. Adapun kapasitas Rusunawa Gemawang yakni 76 bed, Asrama Haji 80 bed dan shelter UII 72 bed.

"Hari ini semua shelter (isolasi) full," ujar koordinator Tim Dekontaminasi dan Pemakaman Satgas COVID-19 Sleman, Makwan kepada wartawan di Sleman, Jumat (25/6/2021).

Menurut Makwan dengan penuhnya 3 shelter isolasi utama, ia berharap kalurahan-kalurahan bisa mengatifkan shelter isolasi.

"Ya sebenarnya harapannya shelter kelurahan diaktifasi semuanya, tapi kan ada keterbatasan sehingga kalau sudah sheter kalurahan luber, baru dikirim ke shelter kabupaten," kata Makwan.

Makwan mengatakan hingga saat ini belum semua kalurahan di Kabupaten Sleman mempunyai shelter isolasi. "Tapi masalahnya belum semua kalurahan itu punya shelter. Dan yang punya pun jumlah kamarnya tidak banyak, hanya 4 sampai 10 kamar," ungkapnya.

Lebih lanjut, Makwan mengungkap pemakaman protokol COVID-19 di Sleman. Berdasarkan data dari posko dekontaminasi, dalam 2 hari ini tercatat sudah ada puluhan jenazah yang dikebumikan.

"Kamis (24/6) pemakaman 16 kali, Jumat (25/6) mulai pagi ini 8 jenazah," terang Makwan.

(mbr/ams)