3 Ponpes di Kudus Lapor Kena Tipu-tipu Bermodus Catut Nama Bupati

Dian Utoro Aji - detikNews
Jumat, 21 Mei 2021 13:34 WIB
Bupati Kudus HM Hartopo ditemui di Pendapa Kabupaten Kudus, Jumat (21/5/2021).
Bupati Kudus HM Hartopo ditemui di Pendapa Kabupaten Kudus, Jumat (21/5/2021). (Foto: Dian Utoro Aji/detikcom)
Kudus -

Nama Bupati Kudus HM Hartopo dicatut untuk penipuan di media sosial. Penipuan ini menyasar di sejumlah pondok pesantren.

"Selama ini WA (WhatsApp) saya tidak ada foto, maka saya tidak berani untuk mengasihkan untuk itu (foto profil WA). Tujuannya saya jangan sampai ada penipuan-penipuan," kata Bupati Kudus HM Hartopo saat ditemui wartawan di pendapa Pemkab Kudus, Jumat (21/5/2021).

Hartopo mengatakan sampai sekarang sudah ada tiga ponpes di Kudus yang mendapatkan pesan diduga penipuan yang mengatasnamakan dirinya. Tiga ponpes itu sudah melaporkan kepada Pemkab Kudus.

"Sampai hari ini ada tiga laporan dari ponpes. Kemarin dua tadi malam ada satu lagi. Itu sejak lama, dari modus seperti itu, mencatut nama saya," ujarnya.

"Tadi malam di WA, saya sarankan hati-hati karena saya tidak pernah ada foto di sana. Kalau bila perlu, telepon, apa telepon langsung saya jawab. Lewat WA akan saya jawab," sambung Hartopo.

Menurutnya modus penipuan tersebut menyasar ponpes yang dimintai nomor rekening. Dia menjelaskan penipuan tersebut berbunyi pesan tentang Pemkab Kudus yang akan membantu pembangunan.

"Modusnya kasih bantuan, biasanya ponpes tahap pembangunan otomatis namanya yang WA kepala daerah bisa membantu terus minta nomor rekening. Tapi kadang berpikir benar tidak. Kalau pemkab kan tidak seperti itu, secara pribadi tidak. Semua pakai kajian, dari sana harus kirim surat dulu. Harus sesuai aturan yang ada," jelasnya.

Hartopo belum berencana melaporkan kejadian ini kepada polisi. Sebab belum ada laporan kerugian secara material.

"Cuma kasih rekening, itu bahaya. Terus bisa dikasih rekening bisa menyedot dana yang ada di rekening bahaya sekali. Yang kita khawatirkan seperti itu," jelasnya.

"(Belum berencana melaporkan ke polisi) Tidak, selagi tidak ada masalah terkait merugikan pihak yang terkait itu. Saya kira tidak usah. Belum sempat kasih uang, baru minta nomor rekening," sambung Hartopo.

Dia mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati. Hartopo pun meminta kepada masyarakat agar mengecek terlebih dahulu kebenarannya.

"Saya mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati lah. Langsung koordinasi dengan saya," terang Hartopo.

(sip/ams)