Kades Sragen Wafat Kena Corona, Sempat Bikin Video Menangis Minta Doa

Andika Tarmy - detikNews
Jumat, 21 Mei 2021 11:47 WIB
Pemakaman jenazah Kades Sambirejo Suparjo Jojon yang meninggal karena Corona, Jumat (21/5/2021).
Pemakaman jenazah Kades Sambirejo Suparjo Jojon yang meninggal karena Corona, Jumat (21/5/2021). (Foto: dok PMI Sragen)
Sragen -

Kepala Desa Sambirejo Sragen, Suparjo Jojon, meninggal usai terpapar virus Corona atau COVID-19 dari klaster tarawih yang sempat menjangkiti wilayahnya. Sebelum meninggal, Suparjo sempat membagikan video tentang kondisinya yang sedang terpapar COVID-19.

Dalam video berdurasi 43 detik tersebut, Suparjo bercerita tentang kondisinya yang mengalami sakit luar biasa. Video tersebut diduga diambil saat Suparjo menjalani isolasi COVID-19.

Sambil menangis sesenggukan, Kades Sambirejo ini berpesan kepada masyarakat agar tidak menyepelekan COVID-19 karena menurutnya penyakit ini benar-benar nyata. Masih dengan infus di tangan, Suparjo meminta doa untuk kesembuhannya.

"Selamat pagi teman-teman semuanya, COVID betul-betul ada. Jangan sepelekan COVID. Saya yang merasakan. Hari ini, pagi ini, saya sudah tidak merasakan apa-apa," ujar Suparjo dalam video tersebut.

"Minta doanya teman-teman semuanya untuk kesembuhan saya. Sakitnya luar biasa. Jangan sepelekan COVID. Semangat, semangat, semangat. Jangan sepelekan COVID. COVID ada teman-teman semuanya. Aku minta doa untuk kesembuhan saya. Terimakasih," pungkasnya

Video itu dikirimkan oleh Suparjo ke beberapa kolega termasuk teman-teman sesama kepala desa. Salah satunya ke Kades Bedoro Kecamatan Sambungmacan, Pri Hartono.

Menurut Pri Hartono, video tersebut merupakan satu di antara banyak video yang dikirimkan oleh Suparjo kepadanya. Sebagai teman baik Suparjo, Pri Hartono mengaku sering berkontak baik melalui pesan WhatsApp maupun videocall sejak Suparjo menjalani perawatan akibat terpapar Corona.

"Video tersebut dikirimkan di hari kedua beliau menjalani perawatan. Di situ beliau menceritakan rasa sakit luar biasa yang dideritanya," ujar Pri Hartono, saat dihubungi detikcom, Jumat (21/5/2021).

Pri Hartono menyebut Suparjo memang mengeluhkan sakit yang luar biasa di sekujur tubuhnya. Menurutnya, rasa sakit itulah yang membuat Suparjo menangis sesenggukan di sepanjang video.

"Itu menangis karena menahan sakit yang luar bisa. Sejak kena COVID ini memang selalu mengeluh sakit di bagian dada, tulang juga sakit semua dan batuk," jelasnya.

Pengalaman rasa sakit itulah yang memicu Suparjo kemudian meminta masyarakat agar tidak menyepelekan Corona. Karena memang beberapa waktu terakhir, lanjut Pri Hartono, masyarakat cenderung abai dengan protokol kesehatan.

"Beliau meminta masyarakat untuk tidak menyepelekan, karena COVID itu betul-betul ada," terangnya.

Simak juga 'Saat Pengantin Baru-Ortu Meninggal Karena Corona di Sragen':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2