Eks Bioskop Indra Jadi Milik Pemda DIY, PKL Malioboro Bakal Direlokasi

Heri Susanto - detikNews
Selasa, 18 Mei 2021 17:27 WIB
Eks Bioskop Indra Yogyakarta, Selasa (18/5/2021).
Eks Bioskop Indra Yogyakarta, Selasa (18/5/2021). Foto: Heri Susanto/detikcom
Yogyakarta -

Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyatakan telah sah memiliki aset eks Bioskop Indra usai Mahkamah Agung (MA) mengabulkan Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan. Selanjutnya, Pemda DIY berencana untuk merelokasi pedagang kaki lima (PKL) Malioboro.

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji menjelaskan, tahun ini Pemda DIY bersama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta berencana untuk memindahkan PKL di Malioboro ke sentra Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di eks Bioskop Indra.

"Dinas UMKM bersama-sama dengan Pemerintah Kota baru mendata UMKM yang masuk ke sana (sentra UMKM eks Bioskop Indra). Peruntukannya UMKM, tapi pedagang Malioboro juga menjadi prioritas," kata Aji, diwawancara di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Selasa (18/5/2021).

Aji menegaskan saat ini masih dikaji komposisi PKL Malioboro yang akan dipindah ke sentra UMKM. Apakah dagangan sejenis atau dagangan bermacam-macam. Nantinya, relokasi PKL Malioboro akan dilakukan secara bertahap.

"Nanti Dinas UMKM dan Kota yang akan memilih," jelasnya.

Gedung sentra PKL akan dibangun tiga lantai dan dibagi jadi lima zona. Pertama, semi bassement untuk menyimpan gerobak. Luasnya 1.112 meter persegi. Kapasitasnya 37 gerobak dan 32 sepeda motor.

Lantai dasar diperuntukkan khusus bagi penjual makanan kering. Luasnya 1.205 meter persegi. Lantai ini bisa dihuni 122 PKL. Kemudian lantai satu dijadikan pusat suvenir yang berkapasitas 120 PKL dengan luas 1.007 meter persegi.

Lantai dua atau paling atas akan dijadikan tempat menjual pakaian. Kapasitasnya sendiri bisa menampung 117 PKL. Tak jauh dari bangunan utama akan dibuat gedung yang diberi nama Taman Kuliner. Isinya adalah makanan-makanan basah. 79 PKL bisa dimasukkan ke Taman Kuliner.

Sosialisasi kepada PKL, telah dilakukan tahun 2018 lalu. Pemda DIY saat itu memprioritaskan pemindahan PKL yang berada di depan Kompleks Kepatihan dan DPRD DIY. Tapi, dalam perkembangannya, Pemda DIY masih menunggu Pemkot Yogyakarta.

Sementara itu, Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti mengaku siap mengikuti arahan yang telah disampaikan Pemda DIY. Pemkot Yogyakarta masih menunggu arahan selanjutnya dari Pemda DIY mengenai relokasi PKL Malioboro.

Dari hasil pendataan, ada 780 PKL Malioboro yang siap mendapatkan sosialisasi. Mereka akan diminta untuk mengikuti kebijakan pemerintah.

"Kami harapkan jangan ada isu-isu dulu, PKL mengikuti kebijakan dari pemerintah," kata Haryadi.

Selanjutnya, perjalanan proses hukum kasus aset eks Bioskop Indra...

Selanjutnya
Halaman
1 2