Warga Geruduk BPN Purworejo, Tuntut Uang Ganti Rugi Bendungan Bener

Rinto Heksantoro - detikNews
Rabu, 05 Mei 2021 15:10 WIB
Aksi warga terdampak pembangunan Bendungan Bener di depan kantor BPN Purworejo, Rabu (5/5/2021).
Aksi warga terdampak pembangunan Bendungan Bener di depan kantor BPN Purworejo, Rabu (5/5/2021). Foto: Rinto Heksantoro/detikcom
Purworejo -

Massa yang mengatasnamakan Masterbend (Masyarakat terdampak Bendung Bener) Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, mendatangi kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Purworejo. Mereka menuntut uang ganti rugi tanah yang hingga kini tak kunjung dibayarkan.

Massa mendatangi kantor BPN Purworejo di Jalan Ksatrian No 1 Purworejo karena ganti rugi ribuan bidang tanah yang seharusnya dibayarkan pada bulan April 2021 lalu, namun hingga kini tak kunjung cair. Adapun jumlah total bidang yang terdampak ada 3.760 bidang, dari jumlah tersebut ada 1.293 bidang yang sudah dibayar, sehingga masih kurang 2.467 bidang yang belum cair.

Ratusan warga yang berkumpul di depan kantor BPN kemudian meminta pihak BPN agar diizinkan masuk ke halaman untuk menyampaikan tuntutan. Massa kemudian diterima langsung oleh Kepala BPN Purworejo, Eko Suharto.

Dalam aksi itu, sedikitnya warga menyampaikan enam tuntutan antara lain kepastian realisasi pembayaran ganti rugi bagi warga yang sudah menandatangani musyawarah penetapan bentuk dan nilai ganti rugi pengadaan lahan untuk Bendung Bener, segera dimusyawarahkan untuk warga yang sudah mendapatkan undangan musyawarah yang data lahannya ada perbaikan di BPN serta kepastian appraisal untuk lahan yang belum di-appraisal.

Aksi warga terdampak pembangunan Bendungan Bener di depan kantor BPN Purworejo, Rabu (5/5/2021).Aksi warga terdampak pembangunan Bendungan Bener di depan kantor BPN Purworejo, Rabu (5/5/2021). Foto: Rinto Heksantoro/detikcom

Selain itu, warga meminta pembayaran ganti rugi sebelum Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Mereka juga meminta kepastian waktu musyawarah penetapan bentuk dan nilai ganti rugi pengadaan tanah Bendung Bener bagi lahan yang sudah di-appraisal.

"Untuk aktivitas pengerjaan Bendung Bener kami minta diistirahatkan lagi sampai proses pembebasan dan pembayaran UGR (uang ganti rugi) selesai seluruhnya," kata korlap aksi, Eko Siswoyo, saat ditemui detikcom di lokasi, Rabu (5/5/2021).

Warga pun meminta kepastian kapan ganti rugi tersebut akan dibayar. Mereka juga meminta BPN untuk memfasilitasi pertemuan warga dengan pihak BBWS.

Selengkapnya di halaman selanjutnya...

Selanjutnya
Halaman
1 2