Catat Lur! Pengawasan Pospam di Solo Kini Bakal Dijaga 24 Jam

Ari Purnomo - detikNews
Selasa, 04 Mei 2021 15:53 WIB
Kapolresta Solo Kombes Ade Safri Simanjuntak
Kapolresta Solo Kombes Ade Safri Simanjuntak (Foto: Ari Purnomo/detikcom)
Solo -

Polresta Solo memastikan bakal menjaga lima pos pengamanan (pospam) selama 24 jam selama larangan mudik Lebaran. Hal ini untuk mengantisipasi adanya pemudik yang lolos dari penyekatan petugas di wilayah Solo Raya.

"Petugas gabungan siap 24 jam untuk lakukan screening atau penyaringan di pos-pos pengamanan tersebut," kata Kapolresta Solo Kombes Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan, Selasa (4/5/2021).

Lima pospam yang bakal dijaga 24 jam itu yakni Pospam di Simpang Tiga Faroka, Tugu Makutho, Exit Tol Klodran, Simpang Tujuh Joglo, dan di depan Jurug. Pospam ini bakal dijaga tim gabungan yang bertugas dengan sistem shift.

"Personel gabungan yang terdiri dari personel Polri, TNI, Dishub, Dinkes dan juga Satpol PP akan dibagi secara shift," katanya.

Selama penerapan larangan mudik 2021 ini, tim bakal menyaring pengendara kendaraan bermotor dengan pelat nomor luar kota. Jika nantinya ada pemudik yang terjaring, maka akan dilakukan karantina selama lima hari di Solo Technopark (STP).

"Nanti akan dilakukan tes swab jika hasilnya negatif maka akan tetap di STP, jika hasilnya reaktif atau positif maka akan dirujuk ke tempat yang sudah ditunjuk," ucapnya.

Ade mengatakan pihaknya juga bakal melakukan patroli ke jalan-jalan perkampungan untuk mengantisipasi adanya pemudik yang lolos ke kampung halamannya.

"Petugas juga akan terus melakukan patroli di jalan-jalan kampung untuk mengantisipasi kecolongan kendaraan pemudik," terangnya.

Ade memastikan pihaknya bakal memaksimalkan penjagaan untuk mengantisipasi adanya celah yang bisa dimanfaatkan oleh pemudik.

"Kita terus berupaya supaya tidak ada celah, dengan mengoptimalkan personel," kata Ade.

Sebelumnya diberitakan, Wakapolresta Solo AKBP Deny Heryanto menyebut panjagaan di pos pengamanan (pospam) tidak berlaku selama 24 jam. Hal ini karena keterbatasan personel di lapangan.

"Disesuaikan dengan tenaga kita, tidak mungkin 24 jam. Saat nanti ada larangan mudik juga tidak 24 jam, menyesuaikan kembali," terang Deny saat ditemui di Stasiun Balapan, Solo, Kamis (29/4).

Tonton juga Video: Layanan Bus AKAP Dihentikan, Terminal Tirtonadi Sediakan Armada Khusus

[Gambas:Video 20detik]



(ams/mbr)