Pengawasan Pospam Solo Selama Larangan Mudik Ternyata Tak 24 Jam

Ari Purnomo - detikNews
Kamis, 29 Apr 2021 16:54 WIB
Wakapolresta Solo AKBP Deny Heryanto memberikan keterangan
Wakapolresta Solo AKBP Deny Heryanto memberikan keterangan. (Foto: Ari Purnomo/detikcom)
Solo -

Polresta Solo menyiagakan lima pos pengamanan (pospam) untuk menyaring atau screening kendaraan yang berpelat nomor luar kota selama pengetatan mudik. Ternyata pengawasan kendaraan itu tidak dilakukan selama 24 jam. Apa alasannya?

"Pos screening ini kalau ada yang lolos dari Yogya, Klaten atau pun Sragen kendaraan dengan pelat nomor luar harus dilakukan pengecekan," ujar Wakapolresta Solo AKBP Deny Heryanto saat ditemui di Stasiun Balapan, Solo, Kamis (29/4/2021).

Deny menjelaskan pembatasan waktu pengawasan ini karena keterbatasan personel yang bertugas di lapangan. Sehingga screening tidak bisa dilakukan selama 24 jam penuh.

"Disesuaikan dengan tenaga kita, tidak mungkin 24 jam. Saat nanti ada larangan mudik juga tidak 24 jam, menyesuaikan kembali," terangnya.

Terlebih saat ini juga dalam masa Ramadhan. Dia menyebut jumlah petugas yang siaga di setiap pospam sekitar 30 orang.

"Untuk setiap pospam jumlah personel sekitar 30 orang. Terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Kesehatan Kota (DKK), pramuka dan juga instansi terkait lainnya," katanya.

Deny menerangkan jumlah alat tes swab antigen yang tersedia di tiap-tiap pospam juga terbatas.

"Tes antigen juga dilakukan terbatas tergantung stoknya. Itu bantuan dari Dinkes kepada pihak kepolisian," ujarnya.

Untuk diketahui, Polresta Solo mendirikan lima pospam dan 3T (testing, tracing dan treatment) sebagai antisipasi penyebaran virus Corona. Kelima pospam tersebut berada di simpang tiga Faroka, Tugu Makutho, exit Tol Klodran, Simpang Joglo, dan Jurug.

(ams/sip)