Ayah Kru KRI Nanggala-402 Asal Bantul: Semoga Evakuasi Tepat Waktu

Pradito Rida Pertana - detikNews
Jumat, 23 Apr 2021 13:17 WIB
Ayah awak KRI Nanggala-402 Gunadi, Sunaryo (48) di Bantul, Jumat (23/4/2021).
Ayah awak KRI Nanggala-402 Gunadi, Sunaryo (48) di Bantul, Jumat (23/4/2021). (Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom)
Bantul -

Keluarga salah satu kru kapal selam KRI Nanggala-402 yang hilang kontak asal Pedukuhan Ngreco, Kalurahan Seloharjo, Kapanewon Pundong, Kabupaten Bantul berharap KLS Isy Gunadi Fajar Rahmanto berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Pihak keluarga mengaku optimis jika Gunadi masih hidup.

Ayah Gunadi (28), yakni Sunaryo (48), mengatakan dia mendapatkan kabar tak mengenakkan itu dari istri Gunadi yaitu Dwi Ari Astanti hari Rabu (21/4) malam. Mendapat kabar itu, Sunaryo memastikannya dengan mengikuti perkembangan berita baik dari media online hingga elektronik.

"Informasi yang saya dapat dari mantu, istri anak saya (Gunadi), tepatnya hari Rabu kemarin setelah tarawih itu. Dikabari begini 'Pak KRI Nanggala-402 kehilangan kontak' seperti itu," ucapnya saat ditemui di kediamannya, Pedukuhan Ngreco, Kalurahan Seloharjo, Kapanewon Pundong, Kabupaten Bantul, Jumat (23/4/2021).

"Dan kita pastikan dengan melihat berita dan benar kalau Nanggala-402 itu kapal yang ditumpangi anak saya," imbuh Sunaryo dengan tatapan kosong.

Sunaryo menceritakan anaknya mulai menjadi anggota TNI AL sejak tahun 2014. Dia menjelaskan awalnya Gunadi bertugas di Koarmada 1 lalu beberapa tahun kemudian sekolah lagi di sekolah kapal selam dan pindah di armada II di Surabaya.

"Kalau di Koarmada II baru sekitar 2 tahunan. Tapi dengan pendidikannya 3 bulan mungkin," katanya.

"Di kapal itu anak saya bagian sonar. Kalau dari anggota kru (manifes KRI Nanggala-402) nomor 46," lanjut Sunarnyo.

Dia mengaku berkomunikasi terakhir dengan anak pertamanya itu pada akhir bulan lalu, tepatnya saat acara mitoni atau 7 bulan anak dari Gunadi dan istrinya. Karena rencananya istri Gunadi hendak melakukan persalinan di Pedukuhan Ngreco.

"Ketemu terakhir habis pulang libur Sabtu Minggu tanggal 26 atau 27 Maret itu ya. Pas hari itu. Kalau hubungan via HP minggu kemarin, pamitan sama ibunya berangkat layar dan berapa malam tidak ada WA terus tidak aktif HP-nya. Dan ada kabar hari Rabu itu kalau hilang kontak," katanya.

Tonton video '21 KRI dan 4 Kapal Polri Dikerahkan Cari KRI Nanggala-402':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman berikutnya...

Selanjutnya
Halaman
1 2