Sosok Letkol Heri Oktavian Komandan KRI Nanggala-402 yang Hilang

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 23 Apr 2021 12:23 WIB
Letkol Heri Oktavian Komandan KRI Nanggala-402 yang Hilang (kiri) (Foto: dok TNI)
Letkol Heri Oktavian Komandan, KRI Nanggala-402 yang hilang (kiri). (Foto: dok. TNI)
Jakarta -

Letkol Laut (P) Heri Oktavian menjadi salah satu awak kapal yang berada di dalam KRI Nanggala-402. Heri merupakan komandan kapal selam buatan Jerman itu.

Setahun sudah Heri mengemban jabatan itu. Dia menjabat Komandan KRI Nanggala-402 sejak 3 April 2020. Kala itu, Heri menggantikan Letkol Laut (P) Ansori.

Dilansir dari laman resmi TNI, sebelum didapuk sebagai Komandan KRI Nanggala-402, Heri juga pernah menduduki jabatan lain. Sebelumnya, dia memegang tongkat komando sebagai Komandan Sekolah Awak Kapal Selam (Dansekasel) Pusat Pendidikan Khusus (Pusdiksus).

Komandan Sekasel adalah unsur pelaksana di lingkungan Pusdiksus yang bertugas membantu Komandan Pusdiksus dalam menyelenggarakan pendidikan pengembangan profesi lingkup sekolah yang bersangkutan.

Heri mengemban tugas sebagai Dansekasel sejak November 2019 hingga akhirnya diminta mengomandoi KRI Nanggala-402. Kala itu dia dianggap berhasil memimpin Sekasel dengan kerja keras, sumbangan pikiran, kreativitasnya.

Heri memang bukan prajurit biasa. Dia menjadi salah satu prajurit yang mengenyam pendidikan Sekolah Staf dan Komandi (Sesko) TNI di Jerman.

Seperti diketahui, KRI Nanggala-402 membawa 53 orang yang terdiri atas 49 awak dan 3 spesialis senjata. KRI Nanggala-402 pertama kali berlayar pada 1981.

KRI Nanggala-402 hilang kontak pada pukul 04.30 WIB. Komunikasi terakhir dilakukan pukul 04.25 WIB ketika komandan gugus tugas latihan memberikan otoritas kepada KRI Nanggala-402 untuk menembakkan torpedo nomor 8.

KRI Nanggala memiliki berat selam 1,395 ton. Dengan dimensi 59,5 meter x 6,3 meter x 5,5 meter. Ditenagai oleh mesin diesel elektrik, 4 diesel, 1 shaft menghasilkan 4.600 shp. Sanggup mendorong kapal hingga kecepatan 21,5 knot. KRI Nanggala mempunyai sonar dari jenis CSU-3-2 suite.

KRI Nanggala sendiri sudah malang melintang di dunia militer. KRI Nanggala pernah dilibatkan dalam latihan gabungan TNI AL dan Angkatan Laut Amerika Serikat dengan nama sandi CARAT-8/02 pada 2002.

Pada 2004, KRI Nanggala juga ikut dalam Latihan Operasi Laut Gabungan (Latopslagab) XV/04 di Samudera Hindia. Kala itu, KRI Nanggala berhasil menenggelamkan eks KRI Rakata, sebuah kapal tunda samudra buatan 1942 dengan torpedo SUT.

Simak Video: Bantu Pencarian KRI Nanggala, Malaysia dan Singapura Kerahkan Kapal

[Gambas:Video 20detik]



(mae/bar)