Soal Matematika ASPD di SMPN 4 Depok Sleman Bocor, TPF: Kepsek-Guru Bersalah!

Jauh Hari Wawan S - detikNews
Rabu, 14 Apr 2021 13:44 WIB
Education school test concept : Hands student holding pencil for testing exams writing answer sheet or exercise for taking fill in admission exam multiple carbon paper computer at university classroom
Ilustrasi ujian sekolah. (Foto: iStock)
Sleman -

Kasus kebocoran soal Matematika Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD) 2021 sebagai penganti ujian nasional (UN) di SMPN 4 Depok Sleman mulai terkuak. Berdasarkan hasil investigasi Tim Pencari Fakta (TPF) yang dibentuk Disdikpora DIY Kepala SMPN 4 Depok dan guru Matematika diputuskan bersalah dan direkomendasikan untuk dinonaktifkan.

Adapun penonaktifan itu untuk Kepala SMPN 4 Depok bernisial LL dan seorang guru matematika berinisial SH.

"TPF masih bekerja, laporan akhirnya belum walaupun kemarin sudah menyatakan bersalah. Dengan bersalah maka rekomendasinya menonaktifkan dan itu sudah kami lakukan, lalu sanksi akhir yang berhak menentukan itu Bupati," kata Kepala Dinas Pendidikan Sleman Ery Widaryana saat dihubungi wartawan, Rabu (14/5/2021).

Ery menjelaskan surat keputusan untuk menonaktifkan kepala sekolah dan guru Matematika sudah dikirimkan.

"Rekomendasi dari TPF menunggu sampai selesai proses penanganan pencarian fakta itu direkomendasikan untuk dinonaktifkan, SK nya sudah kami berikan. Iya untuk kepala sekolah dan guru Matematika," jelasnya.

Dengan adanya kasus ini maka ujian ASPD Matematika di SMPN 4 Depok diulang. Sejumlah 130 siswa wajib mengikuti ujian susulan ini. "Ujian susulan tanggal 15 April, kita juga sudah bersurat ke SMPN 4 Depok besok pagi semua siswa kelas 9 SMPN 4 Depok mengulang ASPD Matematika, ada 130 siswa," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Disdikpora DIY Didik Wardaya menjelaskan kebocoran soal Matematika berdasarkan hasil penelusuran hanya terjadi di SMPN 4 Depok. "Telah terjadi kebocoran soal Matematika paket 1. Kebocoran tersebut terlokalisir di SMPN 4 Depok Sleman," kata Kepala Disdikpora DIY Didik Wardaya, hari ini.

Didik mengatakan berdasarkan temuan TPF ditemukan fakta bahwa kebocoran soal dipicu keteledoran LL dan SH.

"Bermula dari keteledoran kepala sekolah serta guru pelajaran Matematika di SMPN 4 Depok. Sifatnya terlokalisir tidak menyebar ke sekolah-sekolah lain terkait kebocoran tersebut," jelasnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2