Terciduk, Aksi Beli BBM Subsidi Pakai Truk Modifikasi Lalu Dijual ke Industri

Saktyo Dimas R - detikNews
Rabu, 07 Apr 2021 15:59 WIB
Tersangka sopir pengangkut BBM bersubsidi yang dijual ke industri
Tersangka sopir pengangkut BBM bersubsidi yang dijual ke industri (Foto: Saktyo Dimas R/detikcom)
Kendal -

Polisi menangkap seorang sopir truk yang tertangkap basah mengangkut bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di SPBU Gondang, Desa Gondang kecamatan Cepiring, Kendal. Pelaku bernama Panca Kurniawan bermodus membeli solar bersubsidi untuk dijual ke industri.

"Tersangka ini membeli solar bersubsidi di SPBU-SPBU disepanjang Pantura Kendal. Kami melakukan penangkapan terhadap sopir truk yang sedang ngangsu atau beli solar bersubsidi di SPBU Gondang. Tersangka ini beli solar bersubsidi kemudian dijual lagi untuk industri," kata Wakapolres Kendal Kompol Donni Eko Listianto saat rilis kasus kriminal di halaman kantornya, Jalan Soekarno Hatta, Kendal, Rabu(7/4/2021).

Polisi menyebut modus yang dilakukan tersangka warga Boyolali yakni dengan memodifikasi tangki truk 5 ribu liter. Tangki itu ditutup dengan kain terpal berwarna hijau.

"Jadi tersangka ini sudah memodifikasi dulu truknya, bak truk diisi tangki berukuran 5.000 liter terus ditutup teral warna hijau. Orang nggak akan paham kalau muatan truk ternyata isinya tangki berukuran besar," jelasnya.

Tersangka tak berkutik saat ditangkap petugas, yang sedang membeli solar bersubsidi senilai Rp 1 juta. Saat ditangkap, tersangka sempat mengelak dan mengklaim hanya disuruh membeli BBM bersubsidi tersebut.

"Saat ditangkap anggota kami, tersangka sedang membeli solar subsidi senilai Rp 1 juta. Tersangka sempat mengelak namun setelah ditunjukkan BB-nya (barang bukti) akhirnya tersangka mengaku hanya disuruh," terangnya.

Donni menyebut tersangka menggunakan truk bernopol AD 8607 BC untuk membeli solar di SPBU sepanjang Pantura Kendal. Kemudian solar tersebut disetorkan ke pengepul yang ditemui di sekitar Terminal Terboyo, Semarang.

"Biasanya tersangka membawa solar subsidi hasil pembelian ke terminal Terboyo Semarang. Di sana tersangka bertemu pengepul dan memberikan solar tersebut ke pengepulnya," tambah Donni.

Donni mengaku bakal mengusut adanya keterlibatan oknum polisi dalam kasus ini. Pihaknya bakal menggandeng tim pengamanan internal (Paminal) untuk mengusut dugaan tersebut.

"Kalau memang ada oknum anggota polisi yang terlibat. Kami akan melakukan penyelidikan dan menyerahkan ke Paminal untuk penanganan lebih lanjut," ujarnya.

Selengkapnya soal pengakuan tersangka...

Simak juga 'Pertamina Pastikan Stok BBM Luber, Masyarakat Tak Perlu Panik!':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2