Round-Up

Sekolah Tatap Muka di Jateng, Guru Abai Prokes-Siswa Naik Ojol

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Selasa, 06 Apr 2021 08:46 WIB
Sekolah tatap muka hari pertama di SMKN 7 Semarang dan SMPN 5 Semarang. 5/4/2021
Sekolah tatap muka di SMPN 5 Semarang. (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Semarang -

Uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) atau sekolah tatap muka di Jawa Tengah sudah dimulai. Beberapa peristiwa terjadi mulai dari siswa yang canggung sampai yang nekat berangkat karena bersemangat ingin sekolah padahal tidak masuk daftar uji coba.

Di SMKN 7 Semarang, siswa yang melakukan uji coba ada 8 jurusan masing-masing menguji coba satu kelas berisi 13 siswa. Ivan Ardra, salah satu siswa, mengaku baru akrab dengan beberapa orang teman sekelasnya karena selama ini hanya bersua via daring. Saat bertemu yang lain justru canggung dan kenalan lagi ketika menjalani sekolah tatap muka.

Kemudian di SMAN 3 Klaten, ada dua siswa yang tidak masuk daftar uji coba namun tetap ingin berangkat sekolah. Karena aturan yang ketat saat uji coba, maka dua siswa itu masih belum diperbolehkan mengikuti PTM.

"Mungkin karena keduanya semangat segera ingin sekolah. Kalau siswa yang bertanya lewat ponsel masuk sekolah kapan juga ada," jelas Wakasek Humas SMAN 3 Klaten, Kusnadi Pudjianto saat ditemui di Klaten, lokasi, Senin (5/4).

Aturan dalam uji coba sekolah tatap muka cukup ketat dengan mulai dari izin orang tua, seleksi siswa yang diminta berangkat lewat beberapa kriteria, kemudian patuh protokol kesehatan, bahkan sampai cara berangkat dan pulang sekolahnya. Namun di SMAN 1 Solo ternyata masih ada siswa yang pulang naik kendaraan ojek online, padahal tidak diperkenankan untuk naik kendaraan umum.

"Memang sebetulnya siswa hanya boleh diantar jemput orang tua atau naik motor sendiri. Tidak boleh naik kendaraan umum," kata Wakil Kepala SMAN 1 Solo bidang humas, Syofyan Muchtar saat dijumpai di kantornya, Senin (5/4/2021).

"Mungkin orang tuanya belum bisa meninggalkan pekerjaan, siswanya tidak sabar menunggu jemputan. Ini tetap jadi catatan kita, nanti kita laporkan ke dinas," sambungnya.



Selanjutnya: Gubernur Ganjar temukan guru langgar prokes

Simak juga Video: Bagaimana Teknis Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka Terbatas?

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2