3 Terduga Teroris Dibekuk di Klaten, Dari Petani Sampai Makelar

Achmad Syauqi - detikNews
Sabtu, 03 Apr 2021 14:20 WIB
Polisi bersenjata melakukan penjagaan lokasi penggeledahan rumah terduga teroris oleh Densus 88 Anti Teror di Kelurahan Sumampir, Purwokerto, Banyumas, Jateng, Jumat (2/4/2021). Densus 88 Anti Teror dibantu Polresta Banyumas, melakukan penggeledahan rumah terduga teroris. ANTARA FOTO/Idhad Zakaria/hp.
Ilustrasi. Foto merupakan suasana penggeledahan rumah terkait dugaan kasus terorisme di Banyumas, Jumat (2/4). (Foto: ANTARA FOTO/Idhad Zakaria)
Klaten -

Tiga orang terduga kasus terorisme yang ditangkap Densus 88 Mabes Polri di Klaten, Jawa Tengah berasal dari berbagai profesi. Ada yang bertani dan ada yang kesehariannya berjual beli kendaraan atau makelar.

Ketiganya berinisial S (51) warga Kecamatan Tulung; SH (41) warga Desa Cetan, Kecamatan Ceper dan MR (49) warga Desa Kemudo, Kecamatan Prambanan.

Kades Bono, Kecamatan Tulung, Bakdiyono mengatakan S (51) yang diamankan Densus 88 belakangan ini sibuk bertani. Sosok S juga disebut bukan orang yang tertutup.

"Akhir-akhir ini bertani. Orangnya juga biasa bergaul, tidak tertutup," ungkap Bakdiyono dihubungi detikcom, Sabtu (3/4/2021).

Selanjunyatnya, Ketua RT 3 RW 6 Desa Cetan Kecamatan Ceper, Klaten, Ambar Suseno menjelaskan SH (41) yang ditangkap Densus 88 sehari-hari bekerja sebagai makelar kendaraan bermotor.

"SH makelar sepeda motor setahu saya. Ke masjid juga biasa, orangnya juga tidak tertutup," jelas Ambar pada detikcom di rumahnya, hari ini.

Ambar mengungkp SH bukan warga asli Desa Cetan tapi sudah tinggal cukup lama di desanya.

"Aslinya itu (SH) daerah Barat terminal Penggung, kalau tidak salah daerah Karanganom," lanjut Ambar.

Sedangkan tentang sosok MR (49), Ketua RW 12 Desa Kemudo, Kecamatan Prambanan, Sugiyanto mengungkap sosoknya yang sehari-hari bekerja sebagai petani.

"Ya cuma ke sawah bertani, hanya bertani. Di masyarakat juga biasa, kumpulan RT berangkat juga biasa," kata Sugiyanto pada detikcom di rumahnya.

"Kalau itu (pergi jauh) saya tidak tahu. Setahu saya ya bertani," sambungnya.

Sebelumnya diberitakan, tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri menciduk tiga warga Kabupaten Klaten, Jateng. Penangkapan dilakukan di lokasi yang berbeda-beda. Selanjutnya dilakukan penggeledahan di rumah ketiganya.

Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu membenarkan ada penangkapan tiga terduga di Kecamatan Ceper, Tulung dan Prambanan.

"Ya ada, yang ditangkap tiga orang. Tapi untuk nama atau inisial ke Densus 88 saja sebab kita hanya membantu mengamankan TKP, penggeledahan sudah selesai," kata Edy Suranta Sitepu kepada detikcom di ponselnya kemarin.

Simak juga 'Eks Napiter Lihat Pembubaran Ormas Islam Bisa Jadi Pemicu Teror':

[Gambas:Video 20detik]



(sip/sip)