Polresta Digugat Soal Pria Komentar Negatif Jabatannya, Gibran: Tanya Kapolres

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Rabu, 24 Mar 2021 13:38 WIB
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka soal kesiapan Piala Menpora 2021.
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Ari Purnomo/detikcom)
Solo -

Polresta Solo digugat praperadilan setelah memanggil pemuda asal Slawi, Tegal, Arkham Mukmin (AM) yang komentar negatif tentang jabatan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka. Gibran pun angkat bicara terkait gugatan tersebut.

Gibran kembali menjelaskan bahwa gugatan tersebut tidak berkaitan dengan dirinya. "Tanya Pak Kapolres," kata Gibran usai menghadiri acara Kampung Tanpa Rokok di Mojosongo, Jebres, Solo, Rabu (24/3/2021).

Gibran mengatakan dalam pemanggilan terhadap Arkham bukan atas laporan dirinya. Dia pun mengaku telah memaafkan siapa saja yang telah berkomentar negatif kepadanya.

"Saya kan nggak pernah melaporkan. Saya sudah bilang, siapa pun saya maafkan," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, LBH Mega Bintang Solo 1997 dan Yayasan Mega Bintang Solo Indonesia 1997 mengajukan gugatan praperadilan terkait dengan pria asal Slawi, Tegal, Arkham Mukmin, yang diciduk polisi lantaran mengunggah komentar yang menyinggung Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. Yayasan Mega Bintang Solo meminta Polresta Surakarta merehabilitasi dan memulihkan nama baik Arkham atas penangkapan itu.

"Nah, yang utama sebenarnya yang bersangkutan apa pun, menurut kami, menurut saya, itu ada potensi dia trauma karena apa pun sempat diambil dari tempatnya dan diberitakan kemudian bahkan minta maaf ditayangkan dalam bentuk video begitu," kata Ketua Yayasan Mega Bintang Solo 1997 Boyamin Saiman kepada wartawan, Selasa (23/3).

Boyamin mengatakan penangkapan Arkham oleh polisi bisa melekat erat di ingatan masyarakat. Untuk itu, ia meminta hakim membuat psikologi Arkham kembali seperti semula sehingga ia punya harkat dan martabat di mata manusia.

"Jadi sampai saat ini masyarakat bisa saja menilai Arkham itu kan kena persoalan hukum kan, sementara tidak cukup dengan pemberitaan, maka dengan perintah rehabilitasi dari hakim itulah untuk mengembalikan psikologi anaknya dan mengembalikan keadaan yang semula bahwa dia punya harkat martabat dan kehormatan bahwa dia manusia bebas," ujarnya.

Untuk diketahui, AM berkomentar pada sebuah posting-an akun @garudaevolution yang bicara soal Gibran yang meminta agar laga semifinal dan final piala Menpora digelar di Solo. AM lewat akun Instagramnya, @arkham_87, berkomentar, "Tau apa dia tentang sepakbola, taunya cmn dikasih jabatan saja," pada Sabtu (13/3).


Selanjutnya, klarifikasi dari Polri...

Selanjutnya
Halaman
1 2