Kota Semarang Sempat Dikepung Banjir, Berikut Data Daerah Terdampak

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Selasa, 23 Feb 2021 19:51 WIB
Banjir di Simpang Lima Semarang, Selasa (23/2/2021).
Banjir di Kota Semarang, Selasa (23/2/2021) sore. Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom

Menurut Winarsono, saat ini sejumlah titik banjir dilaporkan sudah mulai surut.

"Sekarang sudah mulai surut di titik-titik yang tergenang," imbuhnya.

Kompleks kantor Gubernur Jawa Tengah (Jateng) di Kota Semarang kebanjiran, Selasa (23/2/2021) sore.Kompleks kantor Gubernur Jawa Tengah (Jateng) di Kota Semarang kebanjiran, Selasa (23/2/2021) sore. Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom

Diberitakan sebelumnya, kompleks kantor Gubernur Jawa Tengah (Jateng) di Kota Semarang kebanjiran sore ini. Sejumlah motor dan mobil tak luput terendam banjir.

Pantauan detikcom, hujan lebat mengguyur pusat Kota Semarang sejak sekitar pukul 16.00 WIB, Selasa (23/2). Genangan air tampak di Gedung B kantor Pemerintahan Provinsi Jawa Tengah itu. Air dengan cepat masuk ke dalam hingga setinggi sekitar mata kaki, sedangkan di halaman belakang bervariasi mulai dari betis hingga lutut.

Air juga masuk hingga jalan penghubung ke gedung A atau kantor Gubernur Jateng. Gedung A lebih tinggi sehingga air tidak masuk ke area ini.

Kompleks kantor Gubernur Jawa Tengah (Jateng) di Kota Semarang kebanjiran sore ini. Sejumlah motor dan mobil tak luput terendam banjir.Kompleks kantor Gubernur Jawa Tengah (Jateng) di Kota Semarang kebanjiran, Selasa (23/2/2021). Sejumlah motor dan mobil tak luput terendam banjir. Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom

Sementara itu, puluhan motor dan mobil terendam genangan yang terus mengalir. Beberapa terlihat berusaha menyelamatkan kendaraan mereka ke tempat lebih tinggi.

"Sudah 36 tahun saya bekerja di sini, baru kali ini air masuk seperti ini," kata salah satu ASN bernama Slamet ditemui di lokasi, Semarang, Selasa (23/2).

Tak hanya itu, Jalan Pahlawan dari kawasan air mancur hingga Simpang Lima yang sempat ditutup gara-gara banjir kini sudah dibuka lagi. Air di dua titik ini sudah mulai surut sehingga jalan tersebut bisa dilewati kembali.

"Sudah bisa lewat ini, hati-hati," pesan salah satu petugas polisi saat ditemui di lokasi.


(rih/ams)