DPRD Akan Panggil Walkot-Wawali Tegal Soal Geger Kantor Dikunci

Imam Suripto - detikNews
Selasa, 23 Feb 2021 17:50 WIB
Ketua DPRD Kota Tegal, Jawa Tengah, Kusnendro.
Ketua DPRD Kota Tegal, Jawa Tengah, Kusnendro. Foto: Imam Suripto/detikcom
Kota Tegal -

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono dan Wakil Wali (Wawali) Kota Tegal M Jumadi dikabarkan berseteru hingga berujung penarikan fasilitas wawali oleh Pemkot Tegal. Ketua DPRD Kota Tegal, Jawa Tengah, Kusnendro, angkat bicara terkait persoalan itu.

"Bahwa perlu dipahami, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal adalah satu paket, dipilih oleh warga masyarakat Kota Tegal dan sekarang masih satu kesatuan. Kalau kemudian saat ini terjadi ada ketidakharmonisan, maka yang dirugikan adalah masyarakat," ujar Kusnendro saat dihubungi via telepon, Selasa (23/2/2021).

Terkait perseteruan itu, Kusnendro mengaku sangat prihatin. Untuk itu, kata dia, perlu duduk bersama untuk mencari jalan keluarnya.

"Kami prihatin, mestinya bisa duduk bersama dibicarakan dengan baik-baik," kata Kusnendro.

Lebih lanjut Kusnendro mengatakan, atas persoalan tersebut DPRD Kota Tegal akan memanggil kedua belah pihak. Rencana pemanggilan ini, ungkap dia juga untuk mengakomodir usulan dari partai partai yang mengusung pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal saat pilkada.

"Inisiator untuk mengundang mereka berdua adalah partai pendukung. Hal itu karena partai pendukung adalah yang mengusung mereka dari tahapan pilkada hingga duduk sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal. Karena itu, secara kewajiban moral, partai pengusung bertanggung jawab terhadap calon yang diusungnya," ungkap Kusnendro.

DPRD Kota Tegal, kata Kusnendro, akan segera menyikapi jika ada usulan dari fraksi-fraksi terkait persoalan ini. Dalam kasus ini, bisa melalui pemanggilan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal untuk dengar pendapat agar ada penjelasan atas persoalan yang telah terjadi.

"Nanti ada hal-hal yang perlu ditanyakan kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal oleh DPRD, mulai soal fasilitas Wakil Wali Kota ditarik sampai persoalan lain yang harus diurai agar jalannya pemerintahan bisa berjalan dengan baik seperti semula," tutup Kusnendro.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Wali Kota Tegal, Jawa Tengah, M Jumadi, hari ini tidak bisa masuk kantor lantaran semua ruang kerja dan stafnya, termasuk ajudan dan sopir ditarik oleh Pemkot Tegal. Bahkan mobil dinas juga ditarik.

Selengkapnya, di halaman selanjutnya...

Selanjutnya
Halaman
1 2