Pengumuman Lur! Keraton Yogya Buka Lowongan Abdi Dalem

Pradito Rida Pertana - detikNews
Kamis, 18 Feb 2021 15:32 WIB
Keraton Yogyakarta membuka lowongan abdi dalem, Kamis (18/2/2021).
Penerimaan abdi dalem Keraton Yogyakarta. (Foto: dok Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat)
Yogyakarta -

Kawedanan Hageng Punakawan Kridhomardowo, divisi kesenian dan pertunjukan dari Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat ramai diperbincangkan di media sosial usai tersebarnya unggahan penerimaan abdi dalem secara terbuka. Keraton Yogyakarta membenarkan adanya lowongan abdi dalem tersebut.

Lowongan itu berupa lima poster digital yang diunggah akun media sosial resmi di Instagram @kratonjogja. Poster tersebut juga menyertakan pula berbagai macam syarat untuk mendaftarkan diri menjadi abdi dalem di KHP Kridhomardowo pada empat golongan yaitu wiyaga, pasindhen, lebdaswara, dan musikan.

"Selama ini kan banyak masyarakat yang ingin menjadi abdi dalem tapi tidak tahu, bagaimana caranya? Kebetulan kawedanan ini sendiri sedang membutuhkan abdi dalem untuk 4 golongan tersebut. Jadi saya bersama pengajeng atau pimpinan golongan Wiyaga yaitu MW. Susilomadyo dan teman-teman lain di Kridhomardowo membentuk tim, atas dhawuh KPH Notonegoro selaku penghageng, untuk membuka pendaftaran dan penerimaan secara terbuka," kata Ketua Panitia Penerimaan Abdi Dalem Kridhomardowo MB Brongtomadyo melalui keterangan tertulis untuk wartawan, Kamis (18/2/2021).

Penerimaan abdi dalem secara terbuka ini, kata MB Brongtomadyo, baru pertama kali dilakukan di KHP Kridhomardowo. Semua itu, untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat yang berniat menjadi abdi dalem Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.

"Kami ingin memberikan kesempatan kepada teman-teman di luar yang tertarik dan memang sungguh-sungguh berniat menjadi abdi dalem di Keraton Yogyakarta," ujarnya.

Secara umum, persyaratannya adalah bersedia dengan tulus mengabdi di Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat; berusia 17-45 tahun; Warga Negara Indonesia, berdomisili atau tinggal di Daerah Istimewa Yogyakarta dan seputar Jawa Tengah; dan bersedia mengikuti tahap seleksi yang diadakan.

Persyaratan mengenai domisili di DIY dan Jawa Tengah ini pun bertujuan untuk memudahkan mobilitas calon pendaftar, karena nantinya jika diterima menjadi abdi dalem akan ada kewajiban untuk marak dan sowan di Keraton Yogyakarta.

Adapun tahap seleksi dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama dilaksanakan secara virtual dengan menyeleksi video yang dikirim peserta. Sementara untuk tahap kedua akan dilaksanakan penilaian secara langsung oleh tim dari KHP Kridhomardowo di Keraton Yogyakarta.

Golongan yang dibuka pada penerimaan abdi dalem kali ini adalah wiyaga (penabuh gamelan); pasindhen (penembang untuk perempuan); lebdaswara (penembang untuk laki-laki); dan musikan (korps musik yang bertugas memainkan alat musik barat di Keraton Yogyakarta). Tiap golongan juga memiliki persyaratan khusus seperti: bisa memainkan gamelan gaya Yogyakarta untuk wiyaga, bisa melagukan gerongan/sindhenan (syair) dari materi pilihan yaitu Ladrang Raja Manggala atau Ladrang Prabu Mataram untuk lebdaswara dan pasindhen, serta bisa membaca not balok dan memainkan alat musik tiup atau alat musik perkusi untuk musikan.

"Banyak juga yang mungkin mempertanyakan kenapa hanya 4 golongan ini saja yang dibuka? Ya karena sejauh ini dari Kridhomardowo memang baru membutuhkan abdi dalem dari 4 golongan ini saja. Kalau untuk golongan lain di Kridhomardowo, menurut KPH Notonegoro, ini masih mencukupi," katanya.

Selanjutnya cara pendaftarannya...

Selanjutnya
Halaman
1 2