Belasan Sumur di Klaten yang Ambles Dipasangi Garis Polisi

Achmad Syauqi - detikNews
Rabu, 17 Feb 2021 18:36 WIB
Petugas memasang garis polisi di sumur warga Klaten yang ambles, Rabu (17/2/2021).
Petugas memasang garis polisi di sumur warga Klaten yang ambles, Rabu (17/2/2021). (Foto: Achmad Syauqi/detikcom)
Klaten -

Belasan sumur warga di dua RT, Desa Jungkare, Kecamatan Karanganom, Klaten, yang ambles saat ini dipasangi garis polisi. Ada sebanyak 12 sumur yang dilaporkan ambles.

Kapolsek Karanganom AKP Tri Harni Sugondho mengatakan tim Polsek, bersama BPBD dan perangkat desa sudah mengecek lokasi. Sementara lokasi dipasangi garis polisi agar tidak membahayakan warga.

"Kita garis polisi untuk sementara agar tidak membahayakan warga. Kita terus pantau," kata Tri Harni kepada detikcom, Rabu (17/2/2021).

Sementara itu, Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Pemkab Klaten Sri Yuwana Haris Yulianto mengatakan kejadian sumur ambles itu dalam kurun waktu 10 hari terakhir ini. Dari keterangan warga, curah hujan yang tinggi menyebabkan kondisi tanah tergerus dan ambles.

"Terdampak 12 sumur warga, tanggal kejadian sejak tanggal 7-17 Februari ini," kata Haris, hari ini.

"Penyebabnya karena curah hujan yang tinggi dalam waktu yang cukup lama. Tanah tergerus sehingga ambles. Korban luka dan jiwa nihil tetapi sumur tidak bisa dipakai untuk kegiatan sehari-hari," lanjutnya.

Petugas memasang garis polisi di sumur warga Klaten yang ambles, Rabu (17/2/2021).Petugas memasang garis polisi di sumur warga Klaten yang ambles, Rabu (17/2/2021). Foto: Achmad Syauqi/detikcom

Kades Jungkare, Kecamatan Karanganom, Wakhid Muchsin, menambahkan curah hujan tinggi menyebabkan debit air di sumur naik.

"Curah hujan tinggi tahun ini. Sampai-sampai volume air di sumur naik 2 sampai 3 meter dari permukaan normal sehingga lapisan yang pasir tergerus," jelas Muchsin.

Menurutnya, pemerintah desa terus mewaspadai sumur yang bergejala longsor. Saat ini ada empat sumur warga lainnya yang menunjukkan gejala yang sama.

"Yang baru gejala ada empat sumur. Suaranya bum..bum...ini yang kita waspadai," imbuh Muchsin.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 12 sumur rumah milik warga di Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah ambles. Sumur-sumur tersebut ambles secara bertahap sejak dua pekan terakhir.

"Kejadian-kejadian itu sudah dua minggu lalu. Tapi tidak bersamaan mulai Minggu yang lalu terus tambah sampai hari ini," kata Kades Jungkare, Kecamatan Karanganom, Wakhid Muchsin, pada wartawan, Rabu (17/2).

Simak juga Video: Sumur Bor di Ponpes Pekanbaru Semburkan Gas, Santri Dievakuasi

[Gambas:Video 20detik]



(rih/sip)