Round-Up

3 Pengakuan Pelaku Pembunuhan Sadis Sekeluarga di Rembang

Arif Syaefudin - detikNews
Senin, 15 Feb 2021 13:57 WIB
4 orang sekeluarga ditemukan tewas di Rembang, Kamis (4/2/2021).
Evakuasi jasad 4 orang sekeluarga yang ditemukan tewas di Rembang, Kamis (4/2/2021). (Foto: Arif Syaefudin/detikcom)
Rembang -

Kasus pembunuhan sadis empat orang sekeluarga di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah telah terungkap. Tersangka, Sumani (44), menyampaikan beberapa pengakuan terkait pembunuhan keluarga pemilik Padepokan Seni Ongko Joyo Rembang tersebut.

Apa saja yang sudah diakui Sumani?

1. Mengaku sebagai Pelaku Tunggal

Kuasa hukum tersangka Sumani, Dharmawan Budiharto, menyebut saat ini kondisi kliennya mulai membaik. Sehingga Sumani sudah bisa diajak berbincang meski terbata-bata.

"Dari pengakuan tersangka Sumani, memang dia pelaku tunggal terkait meninggalnya empat anggota keluarga, Pak Bekti, istri dan anak cucunya," kata Dharmawan saat ditemui detikcom di kantornya, di Jalan Pemuda Rembang, Minggu (14/2/2021).

Rilis kasus pembunuhan empat orang sekeluarga di Rembang, Kamis 911/2/2021)Jumpa pers kasus pembunuhan empat orang sekeluarga di Rembang, Kamis 911/2/2021). (Foto: Arif Syaefudin/detikcom)

"Saya yang ditunjuk sebagai penasihat hukum yang akan membela di persidangan nantinya. Memang ada pengakuan terhadap sangkaan itu, dari tersangka Sumani kalau memang dia melakukan kekerasan hingga meninggalnya 4 orang tersebut," lanjutnya.

2. Habisi Korban Pakai Balok Kayu

Dharmawan menyebut Sumani mengaku menggunakan balok kayu seberat antara 3 sampai 5 kilogram untuk menghabisi nyawa para korban.

"Jadi terkait alat sabit, tidak diakui (oleh tersangka). Dan yang digunakan alat untuk membunuh itu, itu berupa kayu," paparnya.

Sumani juga mengaku mendapatkan balok kayu itu dari sekitar lokasi rumah korban. Balok kayu itu langsung dibuang usai digunakan untuk membunuh empat orang sekeluarga tersebut.

"Kalau alat itu belum ditemukan memang. Jadi pengakuannya dibuang, dibuang oleh tersangka," jelasnya.

Selanjutnya pengakuan tersangka terkait motif di balik aksi sadisnya...