ADVERTISEMENT

Sepekan Jalan Kudus-Purwodadi Terendam Banjir, Arus Lalin Lumpuh

Dian Utoro Aji - detikNews
Rabu, 10 Feb 2021 17:26 WIB
Jalan Kudus-Purwodadi di Desa Tanjung Karang terendam banjir, Rabu (10/2/2021).
Jalan Kudus-Purwodadi di Desa Tanjung Karang terendam banjir, Rabu (10/2/2021). (Foto: Dian Utoro Aji/detikcom)
Kudus -

Jalan Kudus-Purwodadi, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah sudah sepekan terendam banjir. Akibatnya arus lalu lintas terpantau lumpuh.

Terpantau arus lalu lintas jalan Kudus-Purwodadi di Desa Tanjung Karang Kecamatan Jati, Kudus masih terendam banjir, Rabu (10/2/2021) pukul 16.00 WIB. Ketinggian genangan banjir antara 10-40 sentimeter. Diketahui banjir menggenangi jalan itu sejak Rabu (3/2) pekan lalu.

Arus lalu lintas sore ini terpantau macet sepanjang kurang lebih 1 km. Kemacetan dimulai dari proliman Tanjung Karang sampai perbatasan Desa Jetis Kapuan. Genangan terdalam di jalan depan Kelenteng Tanjung Karang mencapai sekitar 40 sentimeter.

Banyak kendaraan roda dua yang mogok karena nekat menerobos banjir. Terlihat warga setempat pun ikut membantu warga yang kendaraannya mogok.

Kasat Lantas Polres kudus AKP Galuh Pandhu Pandega mengatakan genangan banjir di Jalan Kudus-Purwodadi mulai surut. Genangan banjir ketinggian 10-20 sentimeter. Sebelumnya ketinggian air mencapai 50 sentimeter.

"Jalan yang tergenang di Desa Jetis dan Tanjungkarang (Kecamatan Jati). Panjang terendam sekitar 15 meter. Kedalaman 10 sentimeter sampai dengan 20 sentimeter," kata Galuh saat dihubungi detikcom lewat sambungan telepon, hari ini.

Galuh mengatakan untuk kendaraan sepeda motor menuju Purwodadi dialihkan melewati Desa Payaman Kecamatan Mejobo. Selain itu juga bisa melintasi jalan Desa Ngemplak Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak.

"Kendaraan pribadi dan beban masuk air. Sepeda motor mutar lewat Payaman Mejobo. Serta Ngemplak Kecamatan Karanganyar, Demak," jelas Galuh.

Dia mengimbau kepada pengguna jalan agar selalu waspada. Dia juga meminta pengendara tak memaksakan diri melewati jalan yang terendam banjir.

"Imbauan kepada masyarakat agar jangan memaksakan diri melewati genangan banjir agar kendaraan tidak rusak. Lebih baik memutar agak jauh tapi aman," terang dia.

Simak juga Video "Pembersihan Patung Dewa di Kelenteng Kudus yang Terimbas Banjir":

[Gambas:Video 20detik]



(sip/ams)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT