Gunung Merapi Erupsi, Klaten Diguyur Hujan Abu dan Pasir

Achmad Syauqi - detikNews
Rabu, 27 Jan 2021 18:18 WIB
Hujan abu erupsi Gunung Merapi turun di Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Klaten, Rabu (27/1/2021).
Hujan abu erupsi Gunung Merapi turun di Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Klaten. (Foto: Achmad Syauqi/detikcom)
Klaten -

Hujan abu erupsi Gunung Merapi juga terjadi di Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten siang tadi. Hujan abu yang mengguyur daerah itu cukup tebal dan bercampur pasir.

"Abu tebal ada di Dusun Canguk, Pajegan, Gir Pasang dan Gedong ijo. Tapi yang bercampur pasir di Gir Pasag dan Gedong Ijo saja," ungkap Kepala Desa Tegalmulyo Kecamatan Kemalang, Sutarno pada detikcom, Rabu (27/1/2021).

Menurut Sutarno, abu turun setelah Gunung Merapi erupsi pukul 13.30 WIB. Namun setengah jam setelah hujan abu, hujan air mengguyur daerah tersebut.

"Ada hujan ringan tapi hanya sebentar. Ini warga di atas sudah turun semua ke tempat evakuasi sementara," papar Sutarno.

Salah seorang warga Dusun Gir Pasang, Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Yatini, mengatakan hujan air hanya turun sebentar.

"Hujan abunya tebal, butirannya sedikit kasar. Untungnya ada hujan gerimis sebentar," kata Yatini dihubungi detikcom, hari ini.

Menurut Yatini, hujan abu kali ini lebih tebal daripada sebelumnya. Setelah hujan abu, dia kemudian memastikan seluruh keluarganya dalam kondisi aman.

"Tadi kebetulan anak di rumah saudara dan semua aman. Tidak terjadi apa-apa tapi waspada," lanjut Yatini.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Pemkab Klaten, Endang Hadiyati S, menambahkan dari laporan sementara hujan abu erupsi Gunung Merapi hanya terjadi di Desa Tegalmulyo.

"Dua desa lain tidak terpantau ada hujan abu. Tim kita bagi ke semua desa dan evakuasi warga sudah dilakukan," terang Endang pada detikcom, sore tadi.

Sejauh ini, kata Endang, belum ada laporan dampak lain selain abu. Menurutnya, kondisi usai erupsi Gunung Merapi masih aman terkendali.

"Tidak ada dampak langsung, hanya abu. Untuk penambang belum kita cek tapi informasinya sudah sejak siang kosong di Sungai Woro," pungkas Endang.

(sip/ams)