Banyak Pejabat Enggan Datangi Kompleks Menara Kudus: Takut Lengser!

Dian Utoro Aji - detikNews
Minggu, 17 Jan 2021 15:55 WIB
Gapura di Kompleks Menara Kudus
Gapura Kompleks Menara Kudus (Foto: Dian Utoro Aji/detikcom)
Kudus -

Di balik kemegahan kompleks Masjid, Menara, dan Makam Sunan Kudus, ternyata menyimpan banyak cerita. Salah satunya banyak pejabat hingga politisi enggan datang ke kompleks Menara Kudus.

"Hal tersebut masih terbawa, cerita masyarakat. Cerita tersebut masih banyak dipercayai oleh masyarakat. Kalau kita amati banyak pejabat di Kudus yang tidak pernah berkunjung ke sini (kompleks Masjid, Menara dan Makam Sunan Kudus)," kata Humas Yayasan Masjid, Menara, dan Makam Sunan Kudus (YM3K), Denny Nur Hakim, Minggu (17/1/2021).

Masjid, Menara, dan Makam Sunan Kudus sendiri menjadi salah satu objek wisata religi di Kudus. Banyak peziarah dari berbagai kota datang ke makam salah satu wali penyebar agama Islam di Jawa tersebut.

Danny mengatakan terkait dengan rajah kalacakra ada cerita dari masyarakat sekitar. Menurutnya dari cerita turun temurun dulunya Sunan Kudus atau yang memiliki nama Ja'far Shadiq tidak suka dengan orang yang memamerkan tentang kekuasaan atau jabatan. Sehingga memasang rajah tersebut.

"Berdasarkan cerita orang tua pada waktu itu, bahwa yang namanya Sunan Kudus, tidak suka orang yang memamerkan kekuasaan. Kekuasaan itu mungkin seperti harta, tahta. Yang namanya masyarakat pada waktu menguasai kekuasaan akan pamer. Itulah yang tidak disukai oleh Sunan Kudus. Sehingga pada waktu itu Sunan Kudus memasang sebuah rajah bernama kalacakra,"jelas Danny.

Rajah tersebut, kata dia dipasang di gapura yang terdapat atapnya. Gapura yang dipasang rajah terletak di bagian selatan pintu masuk ke kompleks Menara Kudus. Hingga sekarang gapura yang terdapat rajah masih berdiri kokoh.

Selanjutnya: Kejatuhan Gus Dur dikaitkan dengan kedatangannya ke Menara Kudus

Selanjutnya
Halaman
1 2