Heboh TKW Sragen Disebut Meninggal di Malaysia 2 Bulan Lalu, Ini Faktanya

Andika Tarmy - detikNews
Senin, 11 Jan 2021 16:23 WIB
Kasi Disnakertrans Sragen menunjukkan postingan TKW yang viral disebut meninggal dua bulan di Malaysia. Dalam postingan itu, TKW bernama Ellen Kusuma Wahyuni beralamat di Sragen.
Kasi Disnakertrans Sragen menunjukkan postingan TKW yang viral disebut meninggal dua bulan di Malaysia. (Foto: Andika Tarmy/detikcom)
Sragen -

Postingan tentang seorang tenaga kerja wanita (TKW) bernama Ellen Kusuma Wahyuni yang alamat sesuai paspornya di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, disebut sudah meninggal dua bulan lalu di Malaysia viral di media sosial. TKW itu disebut belum dipulangkan ke Indonesia setelah dua bulan meninggal di negeri jiran. Bagaimana faktanya?

Postingan tersebut diunggah akun Princess Lucy di grup Facebook Kumpulan Wong Sragen (KWS), Minggu (10/1/2021). Dalam postingannya, akun Princess Lucy mengunggah foto paspor beserta tangkapan layar tentang unggahan serupa dari grup Facebook Bansos PMI Malaysia.

Dalam postingan itu disebut Ellen sudah dua bulan meninggal. Jenazahnya pun masih tertahan di salah satu rumah sakit di Malaysia karena tak ada ahli waris yang mengambil.

"Mohon bantuannya yang kenal sama orang ini katanya meninggal di malaysia udah dua bulan,,tolong beritahu keluarganya," ujar akun Princess Lucy dalam unggahannya seperti dikuti detikcom.

Dilihat detikcom hari ini pukul 14.50 WIB, postingan tersebut mendapat 460 tanggapan, dan 191 komentar. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sragen menyebut postingan ini juga pernah viral sejak November 2020 lalu.

"Informasi pertama terkait tenaga kerja bernama Ellen tersebut kami dapatkan dari Badan Pelindungan Pekerja Migran (BP2MI) pada November tahun lalu. Informasi tersebut langsung kami tindak lanjuti saat itu juga," ujar Kepala Seksi (Kasi) Informasi Pasar Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja Dalam dan Luar Negeri Disnakertrans Sragen, Ernawan, ditemui detikcom di kantornya, Senin (11/1/2021).

Pihaknya pun sudah menelusuri alamat sesuai paspor tersebut di Dusun Ngaringrio, Desa Newung, Kecamatan Sukadono, Sragen namun nihil. Saat dicek ke lokasi, tak ada warga bernama Ellen

"Kami sudah telusuri alamat tersebut sampai ke desa hingga RT/RW-nya. Bahkan kepala desa sampai mengumpulkan seluruh perangkat, tidak ada yang namanya Ellen, tidak ada yang kenal," paparnya.

Tak menyerah, Ernawan lalu mengirimkan data paspor itu ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Sragen, dan Kantor Imigrasi Surakarta. Hasilnya ternyata juga nihil.

"Sudah kami kirim nomor paspornya tidak ketemu. Tidak ada datanya," terang Ernawan.

Ernawan juga telah menyebarkan data TKW tersebut ke seluruh Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) di Sragen. Lagi-lagi, tidak ada satupun yang mengaku memberangkatkan Ellen.

"Kami kemudian membuat nota dinas terkait hasil penelusuran tersebut. Nota dinas ini kemudian dikirimkan ke BP2MI dan kami laporkan kepada ibu Bupati. Itu sudah kami lakukan sejak Bulan November," kata Ernawan.

Dia menduga TKW itu sudah lebih dari 10 tahun tinggal di Malaysia. Hal itu diperkuat dengan informasi soal TKW itu sudah dua kali melakukan perpanjangan paspor.

"Kemungkinan waktu dulu kan KTP bisa dibuat di mana-mana. Kemungkinan dia bukan warga Sragen tapi membuat KTP Sragen. Ini berdasarkan fakta-fakta tadi," terangnya.

Selanjutnya pelacakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Sragen soal TKW bernama Ellen...

Selanjutnya
Halaman
1 2