Basarnas Monitor 5 ABK yang Diduga Hilang di Perairan Cilacap

Arbi Anugrah - detikNews
Kamis, 31 Des 2020 14:39 WIB
Kapal pengangkut nelayan korban pembunuhan terdampar di pantai sancang Garut
Kapal pengangkut nelayan korban pembunuhan terdampar di pantai sancang Garut (Foto: Hakim Ghani)
Cilacap -

Kabar terbunuhnya lima anak buah kapal (ABK) asal Sulawesi dan Kalimantan di lautan bikin geger. Lokasi hilangnya kelima ABK itu diduga berada di perairan Cilacap.

"Betul, kemarin dapat informasi atau terusan dari kantor Basarnas Bandung. Yang menginformasikan bahwasanya kapal ikan yang berpenumpang tujuh orang, itu infonya kapal dari Sulawesi. Sebelum kejadian, berangkat mencari ikan dari Pacitan, Jawa Timur," kata Kepala Sub Seksi (Kasubsi) Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap, Moel Wahyono, saat dimintai konfirmasi, Kamis (31/12/2020).

Meski begitu, Moel mengatakan saat ini hanya sebatas memonitor jika ada kabar penemuan kelima ABK tersebut. Nantinya jika keberadaan kelima ABK itu terpantau di wilayahnya, pihaknya bakal langsung menghubungi polisi maupun Basarnas Bandung.

"Yang pasti kita hanya sebatas monitor bilamana ada info diketemukan oleh nelayan Cilacap, tentunya kita tindak lanjuti untuk evakuasi dan melaporkan ke Polres Garut dan Basarnas Bandung," lanjut dia.

Dia menyebut informasi dari polisi ke Basarnas Bandung, kelima ABK itu belum ditemukan. Dari informasi itu pihaknya juga tidak tahu secara pasti posisi terakhir kelima ABK itu apakah di selatan Jawa Timur atau di selatan Cilacap.

"Cuma kita tidak tahu posisi terakhir itu, melompat atau terjun atau dibuang kita tidak tahu. Itu apa masih di perairan Selatan Jawa Timur, atau selatan DIY atau selatan mulai Purworejo sampai Cilacap yang wilayah kita. Yang pasti kita hanya sebatas monitor," ucapnya.

Sementara itu, detikcom juga mencoba meminta konfirmasi dari Kapolres Cilacap, AKBP Dery Agung Wijaya. Hingga saat ini belum mendapatkan keterangan terkait lokasi kejadian yang diduga masuk dalam wilayah hukum Polres Cilacap. Namun, Kasat Reskrim Polres Cilacap AKP Rifeld Constantien Baba mengaku masih menunggu koordinasi dengan Polres Garut terkati kasus ini.

"Belum, belum ada konfirmasi (Polres Garut). Saat ini belum ada penanganan terkait hal tersebut," ujar Rifeld saat dihubungi siang ini.

Sebelumnya diberitakan, polisi sudah mengamankan Mohamad Ardi (27) terkait insiden hilangnya lima ABK yang diduga terjadi di perairan Cilacap. Kabar lima ABK hilang di tengah laut itu beredar via WhatsApp pada Selasa (29/12).

Dalam video yang beredar, sebuah kapal bernama Makmur 03 berpenumpang 7 orang dikaramkan di Pantai Karang Gajah.

Seorang ABK selamat bersaksi lima orang rekannya kini menghilang di tengah laut. Seorang di antaranya meninggal karena ditikam dan ditenggelamkan.

Sementara empat orang lainnya dikabarkan memilih loncat ke laut karena merasa terancam dan ketakutan.

Kapolres Garut AKBP Adi Benny Cahyono mengatakan, Satpolairud Polres Garut dan tim dari Polsek Cibalong sedang mencari keberadaan lima ABK tersebut.

"Satpolair dibantu nelayan setempat sedang upaya pencarian," kata Adi saat dikonfirmasi detikcom, Selasa.

(ams/ams)