Update Corona di Jateng 14 Desember: Tambah 1.554 Kasus Sehari

ADVERTISEMENT

Update Corona di Jateng 14 Desember: Tambah 1.554 Kasus Sehari

Aditya Mardiastuti - detikNews
Senin, 14 Des 2020 12:45 WIB
Poster
Ilustrasi virus Corona. (Foto: Edi Wahyono)
Yogyakarta -

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mencatat 72.479 kasus virus Corona (COVID-19) di wilayahnya saat ini. Jumlah tersebut bertambah 1.554 kasus dibandingkan data Corona di Jateng kemarin.

Dari data yang diunggah di website corona.jatengprov.go.id, Senin (14/12/2020) pukul 12.00 WIB, jumlah kasus terkonfirmasi positif Corona kumulatif sebanyak 72.479 kasus atau bertambah 1.554 kasus jika dibandingkan data kemarin 70.925. Jumlah tersebut meliputi kasus pasien yang dirawat, sembuh, dan meninggal.

Kemudian jumlah pasien positif Corona dirawat atau kasus aktif sebanyak 10.309 kasus, jika dibandingkan data kemarin maka kasus aktif bertambah 33 kasus.

Data pasien sembuh atau selesai isolasi mandiri sebanyak 57.731 kasus, bertambah 1.441 orang jika dibandingkan data kemarin. Lalu untuk kasus meninggal tercatat ada 4.439 kasus, bertambah 80 orang hari ini.

Selain itu, Pemprov Jawa Tengah masih memantau 8.928 kasus suspek Corona di wilayahnya. Jika dibandingkan data kemarin, maka ada penambahan 197 orang yang dipantau.

Kasus suspek ini adalah orang dengan riwayat dari negara/wilayah transmisi lokal, dengan atau tanpa gejala/menyerupai Corona dan perlu perawatan rumah sakit (belum dinyatakan terkonfirmasi dengan swab test).

Update Corona di Jateng 14 Desember 2020: 10.309 Dirawat, 4.439 MeninggalUpdate Corona di Jateng 14 Desember 2020: 10.309 Dirawat, 4.439 Meninggal (Foto: dok tangkapan layar corona.jatengprov.go.id)

Istilah 'suspek dan probable' tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/Menkes/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Tidak ada lagi istilah pasien dalam pengawasan (PDP), orang dalam pemantauan (ODP), ataupun orang tanpa gejala (OTG).

(ams/sip)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT