RS di Solo Penuh, Walkot Usul Asrama Haji Boyolali Jadi RS Darurat Corona

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Rabu, 02 Des 2020 15:30 WIB
Solo -

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengusulkan asrama haji Donohudan di Kabupaten Boyolali dan Solo Technopark menjadi rumah sakit darurat penanganan virus Corona atau COVID-19. Hal ini disebabkan karena rumah sakit yang ada di Kota Solo penuh.

"Sudah saya usulkan tiga kali kepada Pak Gubernur (Ganjar Pranowo) agar Asrama Haji Donohudan bisa digunakan untuk rumah sakit darurat," kata Rudy saat ditemui di kawasan Pucangsawit, Kota Solo, Rabu (2/12/2020).

Rudy menyebut isolasi mandiri untuk pasien positif virus Corona menurutnya tidak berjalan efektif. Selain itu, rumah sakit di Solo penuh karena menangani pasien rujukan dari daerah lainnya.

"Selama isolasi itu di rumah tidak akan bisa memutus mata rantai COVID-19. Pasti mereka tetap kontak kok dengan keluarganya, akhirnya satu keluarga terpapar semua," kata dia.

Rudy memperkirakan asrama haji Donohudan Boyolali bisa menampung lebih dari 10 ribu orang. Soal dana, Rudy menyebut bisa ditanggung oleh provinsi dan daerah Solo Raya.

"Kalau anggaran kita punya, walaupun sebenarnya bencana nasional itu tanggung jawab provinsi. Nanti bisa saja misalnya Pemkot Solo menanggung warga Solo saja, tidak masalah," katanya.

Selain asrama haji Donohudan Boyolali, Rudy juga menyiapkan opsi menjadikan Solo Technopark sebagai RS darurat. Hal ini untuk mengantisipasi jika asrama haji tidak lagi cukup menampung pasien positif virus Corona.

"Nanti kalau sudah tidak cukup kita masih punya Solo Technopark. Untuk personelnya bisa kita rekrut baru," pungkas Rudy.

(ams/sip)