Munas Tarjih ke-31 Muhammadiyah Akan Digelar Online di Yogya dan Gresik

Pradito Rida Pertana - detikNews
Senin, 23 Nov 2020 13:12 WIB
PP Muhammadiyah akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) Tarjih ke-31, Yogyakarta, Senin (23/11/2020).
Jumpa pers PP Muhammadiyah terkait agenda Musyawarah Nasional (Munas) Tarjih ke-31. (Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom)
Yogyakarta -

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) Tarjih ke-31 secara daring atau online. Gelaran yang berlangsung dari 29 November-20 Desember 2020 ini akan digelar di tiga titik di Yogyakarta dan Gresik.

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan mejelis tarjih adalah institusi keagamaan yang menjadi dapur dari pemikiran-pemikiran dan pelaksanaan praktik amaliah yang bersifat keagamaan di Muhammadiyah.

"Dalam Munas nanti akan membahas sejumlah isu-isu kontemporer, yang berkaitan dengan agama mulai zakat agraria, akhlak dan isu kontemporer lainnya," kata Haedar Nashir saat jumpa pers secara online, Senin (24/11/2020).

Menurutnya, Muhammadiyah lewat munas ini mengangkat isu tersebut untuk mewujudkan nilai-nilai islam yang maju dan mencerahkan. Pasalnya Islam mengandung nilai-nilai yang utama mengenai kemajuan dan pencerahan.

"Kemajuan dalam Islam itu menyangkut berbagai macam aspek di mana masyarakat, khususnya masyarakat muslim itu harus maju dari aspek pandangan paham dan praktik keagamaannya. Maju dalam pendidikan, ekonomi dan hal-hal yang bersifat muamalat duniawiyah, kemajuan ini penanda dari islam sebagai Islam berkemajuan dalam bahasa Muhammadiyah," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Prof Syamsul Anwar, menambahkan bahwa ini pertama kalinya dalam sejarah Munas Tarjih tahun ini digelar secara daring atau online. Munas Tarjih merupakan forum tertinggi di Muhammadiyah untuk membahas masalah-masalah keagamaan untuk menjadi panduan bagi warga persyarikatan maupun umat Islam secara umum.

Pada awalnya, Munas ke-31 ini akan dilaksanakan pada tanggal 14-17 April 2020 di Universitas Muhammadiyah Gresik, Jawa Timur, namun kemudian dialihkan secara online dari tanggal 14 Rabiulakhir 1442 H/29 November sampai 5 Jumadilawal 1442 H/20 Desember 2020.

"Secara teknis, Munas tahun ini diselenggarakan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah bekerja sama dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur dan Universitas Muhammadiyah Gresik. Sidang virtual ini dipusatkan di tiga titik: Pusat Syiar Dakwah Muhammadiyah (Jalan Cik di Tiro Yogyakarta), Pusat Tarjih Muhammadiyah (Kampus IV Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta), dan Universitas Muhammadiyah Gresik," ucapnya.

Pembukaan Munas Tarjih ke-31 akan digelar pada Sabtu, 28 November 2020, sedangkan agenda Munas lainnya digelar setiap Sabtu-Ahad, selama tiga minggu berturut-turut. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, direncanakan akan memberikan sambutan pada acara pembukaan.

Rangkaian Musyawarah Nasional Tarjih Muhammadiyah ke-31 diawali dengan Ceramah Umum Munas, dengan tema "Islam dan Kesejahteraan Sosial: Mewujudkan Nilai-nilai Keislaman yang Maju dan Mencerahkan", oleh Prof Dr Syafiq A Mughni. Agenda lainnya adalah Seminar Nasional dengan tema 'Moderasi Keberagamaan dalam Konteks Indonesia Berkemajuan'.

"Ada 286 orang yang diundang dan diharapkan aktif sebagai peserta dan peninjau dalam sidang Munas Tarjih ke-31 ini," katanya.

Adapun peserta terdiri dari Anggota Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Pimpinan dan Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid tingkat pusat, perwakilan Majelis, Lembaga, Biro, dan Organisasi Otonom Tingkat Pusat, Perwakilan Wilayah, dan undangan khusus dari kalangan ahli atau pakar yang diharapkan dapat memberikan berbagai masukan demi penyempurnaan draft materi-materi Munas. Seluruh komponen peserta ini akan terbagi ke dalam komisi-komisi sesuai tema yang diagendakan.

Sebagai forum tertinggi di lingkungan Tarjih Muhammadiyah, Munas bertujuan menetapkan ketentuan atau kebijakan dalam persoalan agama dalam perspektif Muhammadiyah. Dengan tema 'Mewujudkan Nilai-Nilai Keislaman yang Maju dan Mencerahkan', para ulama dan pakar peserta Munas dari seluruh wilayah Indonesia diundang untuk membahas persoalan yang telah ditentukan.

Berikutnya, materi Munas Tarjih ke-31 Muhammadiyah...