Kasus Dangdutan Wakil Ketua DPRD Tegal Dilimpahkan ke Pengadilan

Imam Suripto - detikNews
Selasa, 10 Nov 2020 18:24 WIB
Pengadilan Negeri (PN) Tegal, Selasa (10/11/2020).
Pengadilan Negeri (PN) Tegal, Selasa (10/11/2020). Foto: Imam Suripto/detikcom
Kota Tegal -

Berkas kasus Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo terkait konser dangdut di tengah pandemi virus Corona atau COVID-19 telah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Tegal. Sidang perdana diagendakan berlangsung pekan depan.

"Berkas perkara pidana sudah dilimpahkan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Tegal kepada Pengadilan Negeri Tegal, pada Senin (9/11) pukul 11.30 dengan nama terdakwa Wasmad Edi Susilo. Nomor Perkara: 123/Pid.Sus/2020/PN Tgl," kata Humas PN Tegal Fatarony kepada wartawan di kantornya, Selasa (10/11/2020).

Usai menerima pelimpahan berkas, pihak PN kemudian melakukan pengecekan dan dianggap sudah lengkap. PN selanjutnya melakukan registrasi berkas dan penetapan majelis hakim.

"Dari Ketua PN, berkas diserahkan ke majelis hakim yang sudah terpilih dan majelis hakim terpilih menentukan penetapan hari dan tanggal sidang. Rencana pekan depan akan sidang perdana," jelas Fatarony.

Fatarony menyampaikan, untuk sidang perdana diagendakan akan digelar pada Selasa (17/11) di PN Tegal. Adapun majelis hakim adalah Toetik Ernawati sebagai ketua majelis hakim dengan dua hakim anggota yaitu Paluko Hutagalung dan Fatarony.

"Kami jadwalkan Selasa pekan depan akan perdana," ujarnya.

Karena masih masa pandemi, lanjutnya, pelaksanaan sidang akan dibatasi. Maksimal hanya 30 orang yang bisa masuk dan mengikuti di ruang sidang.

"Tidak ada persiapan khusus. Hanya saja penerapan protokol kesehatan harus tetap dilakukan, karena masih dalam masa pandemi," sambung Fatarony.

Diwawancara terpisah, Wasmad Edi Susilo tidak mau berkomentar terkait tahapan proses hukum kasus yang menjeratnya ini.

"Mohon maaf saya tidak komen dulu, biar proses mengalir dulu," kata Wasmad melalui aplikasi pesan singkat.

Diberitakan sebelumnya, Wasmad menjadi tersangka karena menggelar hajatan konser dangdut di Lapangan Tegal Selatan pada 23 September 2020.

Ia disebut melanggar Pasal 93 UU No 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan Jo Pasal 216 ayat (1) KUHP Jo Pasal 65 ayat (1) KUHP. Konser dangdut itu mengundang kerumunan dan abai protokol kesehatan di tengah pandemi COVID-19.

Wasmad juga telah diperiksa polisi sebagai tersangka di Polda Jateng, Rabu (30/9). Usai diperiksa di Ditreskrimsus Polda Jateng selama 5 jam, Wasmad menyatakan menyesal dan meminta maaf ke Presiden Jokowi dan masyarakat.

"Karena sudah isu nasional, kami secara pribadi sekaligus sebagai sohibul hajat meminta maaf setulus tulusnya khususnya kepada Presiden Republik Indonesia, bapak Haji Insinyur Jokowi dan TNI Polri khususnya resor Kota Tegal dan jajaran Polda Jateng yang secara respons proses secara profesional," kata Wasmad.

"Kami sampaikan permohonan maaf yang setulus-tulusnya kepada masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Jateng dan Kota Tegal," lanjutnya.

Tonton video 'Dangdutan Diproses Hukum, Waket DPRD Tegal Minta Maaf ke Jokowi':

[Gambas:Video 20detik]



(rih/sip)