Bantu Siswa Belajar Daring, Pengusaha Muda ini Bikin Konten Membatik

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Jumat, 23 Okt 2020 09:40 WIB
Pengusaha muda Ardianto Soewono dan istri, pemilik Batik Semar Solo
Pasangan Ardianto dan Rizky (Foto: dok. pribadi)
Solo -

Seorang pengusaha muda di Solo meluncurkan konten edukasi untuk membantu pembelajaran daring selama pandemi Corona. Konten tersebut berisi pengenalan dasar mengenai batik hingga cara sederhana membatik. Para siswa yang belajar daring, tinggal membuka konten tersebut.

Batik semakin diminati oleh berbagai kalangan. Namun sayangnya, batik masih banyak dikenal hanya sebagai produk tekstil. Padahal ada ruh yang membuat batik bernilai tinggi.

Dari kegelisahan itu, Ardianto Soewono, pemilik Batik Semar Solo, menggencarkan kembali sosialisasi terkait batik. Terutama kepada generasi muda agar semakin mencintai budayanya sendiri.

"Nenek saya selalu menekankan dua hal kalau membuat batik. Yang pertama prosesnya, kedua adalah maknanya. Jadi setiap batik yang dihasilkan itu tidak boleh sekadar bagus, tapi ada makna," kata Ardianto saat ditemui di Batik Semar, Banjarsari, Solo, Jumat (23/10/2020).

Ardianto yang merupakan generasi ketiga dari pendiri Batik Semar, Somadi dan Niniek Elia Kasigit, memahami tidak akan mudah mengajak anak muda mengenali filosofi batik. Dia menggunakan media sosial yang lebih akrab dengan pemuda.

"Paling tidak, kita ingin sampaikan bahwa batik itu bercerita. Kita pakai media sosial, kita punya Instagram @ceritakainku. Isinya murni pengenalan batik. Kalau untuk jualan kita pakai akun lain @batik_semar," ujar dia.

Batik pada dasarnya memiliki motif klasik dengan makna dan fungsinya masing-masing. Di era modern, batik tetap menggunakan motif tradisi dengan kombinasi motif sesuai zamannya.

Selanjutnya
Halaman
1 2