Viral Video Pemuda Ngamuk Ditegur Polisi Gegara Tak Pakai Masker

Imam Suripto - detikNews
Rabu, 21 Okt 2020 20:05 WIB
Viral video seorang pemuda marah saat ditegur polisi karena tak pakai masker.
Viral video seorang pemuda marah saat ditegur polisi karena tak pakai masker. Foto: Tangkapan layar video di media sosial
Tegal -

Tayangan video seorang pemuda marah-marah ke polisi karena ditegur saat tidak pakai masker viral di media sosial. Peristiwa itu diketahui terjadi di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Video itu diunggah oleh akun Facebook Spot Harian Film pada Selasa (20/10) kemarin dengan judul 'Viral Pemuda Tegal Memaki2 Pak Polisi Gara Gara Di Tegur Karna Tidak Memakai Masker'.

Dalam video berdurasi 30 detik itu, menunjukkan seorang pemuda yang belum diketahui identitasnya marah-marah kepada polisi. Pemuda tersebut tampak emosi dan berbicara keras kepada polisi yang menegurnya.

Pemuda dalam tayangan itu marah saat ditegur karena tidak mengenakan masker. Terlihat dalam video, polisi hanya diam saat si pemuda marah-marah, tanpa memberikan respons apapun.

"Tak takoni malah balik takon. Nyong takon ya dijawab! (Orang ditanya kok balik tanya. Saya bertanya ya dijawab)," kata pemuda itu dalam video seperti dilihat detikcom, Rabu (21/10/2020).

Selanjutnya, pemuda itu melanjutkan perkataannya yang menyebut vaksin COVID-19 itu dari negara China. Serta semua tentangnya merupakan politik dan permainan.

Saat dimintai konfirmasi, Kasat Lantas Polres Tegal AKP Indra Jaya Syafputra membenarkan petugas dalam video itu adalah anggotanya. Menurutnya, polisi yang ada dalam video itu anggota yang sedang menggelar operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan virus Corona pada Sabtu ((17/10) malam kemarin di Alun-alun Hanggawana Slawi.

"Itu anggota saat menggelar operasi gabungan penegakan protokol kesehatan bersama satgas COVID-19, termasuk Satpol PP," kata Indra saat dihubungi detikcom hari ini.

Indra menyebut, pemuda itu marah diduga karena malu ditegur petugas di depan banyak orang. Apalagi, lanjutnya, saat itu hanya dia sendiri yang tidak memakai masker.

"Mungkin malu saat ditegur apalagi di hadapan banyak orang," ujarnya.

Setelah kejadian itu, kata Ilham, pihaknya melaporkan ke Satreskrim untuk ditindaklanjuti. Pemuda yang marah itu sudah dipanggil dan sudah membuat permohonan maaf.

Sementara itu, salah satu polisi berseragam yang ada dalam video itu adalah Brigadir Syaefur Rohman. Saat dimintai konfirmasi wartawan, Rohman menjelaskan petugas menegur pemuda itu lantaran tidak memakai masker dan tidak mematuhi protokol kesehatan. Saat ditegur, pemuda itu marah dan melontarkan kata-kata yang tidak sopan.

"Kemudian saya tegur tapi dia marah-marah dengan menyebut kata-kata yang menurut saya kurang sopan," jelas Rohman kepada wartawan.

(rih/ams)