Maju Cabup Demak dari Partai Lain, Mugiyono Dipecat PDIP

Mochamad Saifudin - detikNews
Rabu, 21 Okt 2020 16:22 WIB
Cabup Demak, Mugiyono
Cabup Demak, Mugiyono (Foto: Mochamad Saifudin/detikcom)
Demak -

Mugiyono diberhentikan dari keanggotaan PDI Perjuangan. Surat pemecatan langsung ditandatangani oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Dia dipersalahkan telah maju sebagai calon bupati di Pilkada Demak lewat partai lain.

Ketua DPC PDIP Demak Fahrudin Bisri Slamet menegaskan bahwa Mugiyono tidak mengindahkan instruksi DPP PDI Perjuangan terkait rekomendasi Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Demak pada Pilkada Serentak tahun 2020.

Justru Mugiyono mendaftarkan diri sebagai calon Bupati Demak dari parpol lain. Langkah tersebut dinilai sebagai pembangkangan terhadap ketentuan, keputusan dan garis kebijakan partai.

"(Tindakan Mugiyono) merupakan pelanggaran kode etik dan disiplin partai, dikategorikan sebagai pelanggaran berat," jelas Slamet saat membacakan surat keputusan pemecatan Mugiyono dari DPP PDI Perjuangan, Rabu (21/10/2020).

Slamet mengatakan, SK DPP PDIP tentang pemecatan Mugiyono tersebut ditetapkan di Jakarta sejak 20 Oktober 2020 yang ditandatangani oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan Sekjen Hasto Kristiyanto.

"Mulai tanggal 20 Saudara H Mugiyono MH sudah dipecat dari keanggotanan PDI Perjuangan. Jadi beliau tidak boleh mengatasnamakan PDI Perjuangan lagi dalam hal apapun," lanjut Slamet.

Slamet mengatakan seluruh kader harus tunduk pada DPP terkait garis kebijakan partai. "Bahwa kita sebagai struktural harus memahami itu. Apalagi beliau (Mugiyono) dulu pernah menjadi ketua DPC PDIP Kabupaten Demak, mestinya paham dengan AD/ART partai," tuturnya.

Selanjutnya: Apa kata Mugiyono?

Selanjutnya
Halaman
1 2