Hari ini 3 Sekolah di Banyumas Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka

Arbi Anugrah - detikNews
Selasa, 20 Okt 2020 09:47 WIB
Hari pertama pembelajaran tatap muka di Banyumas, 20/10/2020
Pembelajaran tatap muka di Banyumas, 20/10/2020. (Foto: Arbi Anugrah/detikcom)
Banyumas -

Tiga sekolah di Kabupaten Banyumas hari ini mulai mengadakan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM). Hal tersebut berdasarkan angka reproduksi efektif penyebaran virus Corona (COVID-19) di Kabupaten Banyumas yang sudah berada di bawah angka 1.

Tiga sekolah yang melakukan uji coba pembelajaran tatap muka adalah SMA Negeri 3 Purwokerto, SMP Negeri 6 Purwokerto dan SD Negeri Panambangan Cilongok.

"Kemarin dinas pendidikan cek persiapan, hari ini mulai tatap muka. Sesuai jadwal hari Selasa itu kelas 8 , ada 7 kelas di bagi menjadi 14 kelas. Jadi per kelasnya 50 persen dari jumlah rombel (rombongan belajar)," kata Kepala Sekolah SMP 6 Purwokerto, Sri Indarsih, Selasa (20/10/2020).

Dalam sepekan, kata Sri, setiap kelas akan melaksanakan PTM sebanyak dua kali, sisanya para siswa menyelesaikan tugas tugas di rumah. Setiap harinya setiap kelas melakukan pembelajaran mulai pukul 07.00 WIB-11.00 WIB dengan enam jumlah mata pelajaran.

"Sekarang kelas 8, besok kelas 9, Kamis kelas 7, Jumat kelas 8, Sabtu kelas 9. Durasi pembelajaran dari pukul 07.00 WIB sampai pukul 11.00 WIB. Nanti ditengah (pembelajaran) ada jeda istirahat 15 menit untuk anak anak makan dan minum membuka bekalnya tapi tetap dalam pengawasan guru," ujarnya.

Hari pertama pembelajaran tatap muka di Banyumas, 20/10/2020Hari pertama pembelajaran tatap muka di Banyumas, 20/10/2020 Foto: Arbi Anugrah/detikcom

Selama PTM, siswa wajib melakukan cuci tangan dan menggunakan masker serta dilakukan pengecekan suhu tubuh oleh guru. Selain itu para siswa dilarang untuk keluar dari sekolah untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona dari luar sekolah.

"Mereka tidak boleh keluar, nanti keluarnya ketika pulang, atau ada kepentingan ke toilet, ke perpustakaan sudah ada semacam tanda kalung yang diberikan izin keluar," ujarnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2